Wajah dan Mata Wakil Koordinator KontraS Jadi Sasaran Siraman Air Keras OTK

- Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO–Tangkapan layar detik-detik rekaman cctv Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disirami air keras oleh OTK di Jakarta Pusat.

FOTO–Tangkapan layar detik-detik rekaman cctv Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disirami air keras oleh OTK di Jakarta Pusat.

JAKARTA – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (12/3) malam.

Insiden tragis tersebut terjadi setelah Andrie menghadiri acara podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor YLBHI sekitar pukul 23.00 WIB.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengonfirmasi bahwa serangan itu mengakibatkan luka serius pada bagian tubuh korban.

“Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” ujar Dimas dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).

Baca Juga:  Dari Lembor ke Bima, Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,7 Ton Minyak Tanah Bersubsidi

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, peristiwa bermula saat Andrie sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I – Talang, Jakarta Pusat.

Tiba-tiba, dua orang pria yang berboncengan motor matic melawan arah dan mendekati kendaraan korban.

Saat posisi sudah berpapasan, pelaku langsung menyiramkan cairan kimia yang diduga air keras ke arah Andrie.

Baca Juga:  BPN Mabar Disemprot Massa: Badan Pertanahan atau Badan Pertahanan Investor?

Akibat serangan mendadak tersebut, Andrie mengalami luka bakar yang cukup parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

“Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen,” ungkap Dimas.

Kini, kasus tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan pihaknya mengecam keras aksi kekerasan tersebut.

“Saat ini sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakarta Pusat, mendalami saksi dan TKP. Kita semua mengecam kejadian tersebut,” tegas Budi kepada wartawan.

Baca Juga:  Video Viral Wisatawan Batal ke Puncak Padar, BTNK Beri Penjelasan

Meskipun korban belum memberikan laporan secara resmi karena masih dalam perawatan, kepolisian tetap melanjutkan proses hukum.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan adanya upaya penyelidikan melalui metode ilmiah.

“Laporan resmi dari korban belum ada, namun kami sedang melakukan penyidikan untuk mengetahui identitas pelaku melalui scientific investigation, termasuk pemeriksaan CCTV,” jelas Roby.

Hingga saat ini, polisi masih memburu dua pelaku yang terekam mengenakan helm hitam dan penutup wajah tersebut.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tak Hanya “Satu Produk”, SMKN 3 Komodo Pamerkan Ragam Karya di Usia ke-6
Jembatan Vital di Boleng Putus, Wakil Rakyat Akui Anggaran Infrastruktur Anjlok
Petaka Krisis Elpiji di Labuan Bajo, Politisi NasDem: Pusat Jangan Anggap Enteng!
Bukan Sekadar Prediksi: Mengapa Peta Bencana Manggarai Barat Harus Bersandar pada Data Historis?
BMKG Beberkan Dua Fenomena Alam Pemicu Hujan Deras di Manggarai Barat
Ribuan Tabung LPG Tiba di Labuan Bajo, Pengusaha Diminta Setor Data Kebutuhan
Didukung Pemprov Kaltim, IKAMBA Lantik Pengurus dan Luncurkan Program Subsidi Pendidikan
Nombok Belasan Juta demi Gas, Pengusaha Labuan Bajo Menjerit

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:24

Tak Hanya “Satu Produk”, SMKN 3 Komodo Pamerkan Ragam Karya di Usia ke-6

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:20

Jembatan Vital di Boleng Putus, Wakil Rakyat Akui Anggaran Infrastruktur Anjlok

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:44

Petaka Krisis Elpiji di Labuan Bajo, Politisi NasDem: Pusat Jangan Anggap Enteng!

Senin, 18 Mei 2026 - 20:59

BMKG Beberkan Dua Fenomena Alam Pemicu Hujan Deras di Manggarai Barat

Senin, 18 Mei 2026 - 09:58

Ribuan Tabung LPG Tiba di Labuan Bajo, Pengusaha Diminta Setor Data Kebutuhan

Berita Terbaru

Saat relawan mengunjungi rumah Salmawati
di Dusun Nanga Na'e, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat,  Kabupaten Manggarai Senin 18 Mei 2026. Mereka membawa bantuan sembako.

Suara Warga

Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:39