Skala Fantastis Rp 16 Triliun: Khaby Lame Buktikan Kreator Adalah Pemilik Ekosistem, Bukan Sekadar ‘Pajangan’

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kreator konten ternama dunia, Khaby Lame, kembali menghebohkan publik melalui langkah strategisnya di dunia bisnis internasional.

Perusahaan operasional utama milik Khaby, Step Distinctive Limited, resmi diakuisisi oleh Rich Sparkle Holdings dalam sebuah kesepakatan besar pada Senin (26/1/2026).

Nilai akuisisi tersebut mencapai USD 975 juta atau setara dengan Rp 16,35 triliun, dengan asumsi kurs Rp 16.777 per dolar AS.

Rich Sparkle Holdings merupakan perusahaan yang berbasis di Hong Kong dan telah melantai di bursa saham Amerika Serikat dengan kode emiten ANPA.US.

Menariknya, pasca-transaksi ini, Khaby Lame justru muncul sebagai pemegang saham pengendali di Rich Sparkle Holdings.

Baca Juga:  Duka di Goreng Meni, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Longsor Manggarai Timur

Melalui akun media sosialnya, Khaby mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian timnya dan antusiasme menjadi bagian dari pemegang saham utama.

Langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisi Khaby dalam membangun ekosistem e-commerce konten global yang berkelanjutan.

Nantinya, Rich Sparkle Holdings akan mengendalikan penuh manajemen perdagangan digital, mulai dari perencanaan konten hingga operasional TikTok Shop.

Perusahaan juga akan mengelola rantai pasok dari hulu ke hilir, termasuk inspeksi kualitas produk hingga logistik lintas negara.

Tidak hanya itu, kesepakatan ini mencakup pengembangan teknologi canggih, seperti pembuatan kembaran digital berbasis Kecerdasan Buatan (AI) untuk kebutuhan komersial.

Baca Juga:  Polres Mabar Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Cuaca Ekstrem Perairan Komodo

Proyek ambisius ini menargetkan pasar strategis di Amerika Serikat, Timur Tengah, hingga kawasan Asia Tenggara.

Dalam pelaksanaannya, perusahaan akan bekerja sama dengan Anhui Xiaoheiyang Network Technology Co. Ltd dari China selama 36 bulan ke depan.

Kolaborasi ini diproyeksikan mampu menghasilkan trafik dan pendapatan operasional hingga lebih dari USD 4 miliar per tahun.

Pihak Rich Sparkle menyebutkan bahwa kerja sama ini bukan sekadar akuisisi biasa, melainkan sebuah revolusi dalam model bisnis konten digital.

Baca Juga:  Incar Untung Tiga Kali Lipat, Penyelundupan 1,7 Ton Minyak Tanah ke Bima Digagalkan Polres Mabar

Sebagai informasi, Khaby Lame sebelumnya tercatat oleh Forbes sebagai salah satu kreator dengan pendapatan tertinggi di dunia pada tahun 2025.

Pria yang memulai kariernya sebagai pekerja pabrik di Italia ini sukses mendunia lewat konten video reaksi bisu yang menjadi ciri khasnya.

Meski kini telah menjadi miliarder, Khaby tetap berpesan agar para kreator muda fokus berkarya sesuai minat daripada hanya mengejar materi.

Saat ini, total pengikut Khaby Lame di berbagai platform media sosial telah mencapai lebih dari 360 juta akun.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bareskrim Turun Tangan Usut Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo
Invasi Grab di Tanah Komodo, Sopir Lokal Teriak: “Kami Jadi Kuli di Negeri Sendiri”
DPR Sentil Kepentingan Pengusaha Jakarta di Balik Kisruh Kuota Seribu TN Komodo
Polemik Ojek Online Labuan Bajo, Paulus Ganor: Larang Grab Dinilai Tak Masuk Akal
Bentuk Pasukan di 12 Kecamatan, PAN Mabar Siap Bertarung Habis-habisan di Pemilu 2029
5 Nama Berebut Kursi Panas PKB Mabar, Siapa Bakal Terpental di Ujian Kelayakan?
Gus Halim Buka Muscab PKB Tiga Manggarai di Labuan Bajo, Tekankan Kader Jadi Negarawan
Kemenpar dan BPOLBF Perkuat Standar Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:15

Bareskrim Turun Tangan Usut Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo

Senin, 27 April 2026 - 11:33

Invasi Grab di Tanah Komodo, Sopir Lokal Teriak: “Kami Jadi Kuli di Negeri Sendiri”

Minggu, 26 April 2026 - 22:16

DPR Sentil Kepentingan Pengusaha Jakarta di Balik Kisruh Kuota Seribu TN Komodo

Minggu, 26 April 2026 - 20:16

Polemik Ojek Online Labuan Bajo, Paulus Ganor: Larang Grab Dinilai Tak Masuk Akal

Sabtu, 25 April 2026 - 21:13

Bentuk Pasukan di 12 Kecamatan, PAN Mabar Siap Bertarung Habis-habisan di Pemilu 2029

Berita Terbaru