Duka di Goreng Meni, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Longsor Manggarai Timur

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir bencana tanah longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (27/1/2026). (Sumber FOTO: Basarnas Maumere)

Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir bencana tanah longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (27/1/2026). (Sumber FOTO: Basarnas Maumere)

Borong – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir bencana tanah longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (27/1/2026).

Korban atas nama Yustina Mira (19) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari kelima. Sebelumnya, longsor besar menerjang wilayah tersebut pada 22 Januari 2026 lalu.

Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman menjelaskan, pencarian dimulai sejak pukul 06.00 WITA dengan mengerahkan personel gabungan.

Baca Juga:  Camat Lamba Leda Timur Benarkan Pasien Meninggal di Jalan Rusak yang Viral, Begini Kronologinya

“Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian hari ke-5 pada hari ini sejak Pukul 06.00 Wita,” ujar Fathur Rahman dalam keterangan tertulisnya.

Setelah berjibaku dengan material longsor, tim akhirnya menemukan titik keberadaan korban pada pukul 10.30 WITA.

“Tim berhasil menemukan korban hari ini pada pukul 10.30 Wita di koordinat 8°27’11.334”S – 120°32’58.716”E berjarak 5 meter dari rumah korban dengan kondisi meninggal dunia,” lanjutnya.

Baca Juga:  Tertimbun Sejak Kamis, Jasad Lusia Resen Berhasil Dievakuasi dari Material Longsor di Lambaleda

Jasad Yustina ditemukan tertimbun material tanah sedalam satu hingga dua meter. Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Selanjutnya Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban menuju puskesmas terdekat untuk dilaksanakan identifikasi lebih lanjut oleh tim inafis Polres Manggarai Timur,” terang Fathur.

Sebelumnya, tim juga telah menemukan korban pertama atas nama Lusia Resem (54) pada operasi hari keempat, Senin (26/1/2026).

Baca Juga:  Pesan Damai dan 'Politik 3D' Menggema di Rumah Gendang Jelang Pilkades Lewat

Dengan ditemukannya kedua korban, Operasi SAR tanah longsor di Kampung Pau secara resmi dinyatakan ditutup.

Fathur menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat atas dedikasi dan jiwa kemanusiaan selama proses evakuasi yang berlangsung selama lima hari tersebut.

Kini, seluruh personel Tim SAR Gabungan telah kembali ke satuan masing-masing.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17