KUPANG — Kontingen Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Manggarai Barat mengamankan dua medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 yang digelar di Kota Kupang.
Medali emas diraih oleh Bertolomeus Putra Bambang, siswa SMPK St. Ignatius Loyola, yang turun di nomor Embu Solo Putra Kyu 1 tingkat SMP. Sementara itu, medali perunggu disumbangkan oleh Fernando Ferhayan, siswa SMKN 1 Komodo, pada nomor Embu Solo Kyu 2 tingkat SMA.
Hasil ini diraih dari total empat kenshi muda yang diberangkatkan Perkemi Manggarai Barat pada pesta olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.
Pelatih Kempo Manggarai Barat, Senpai Johanes Jangkut, mengonfirmasi pencapaian anak asuhnya usai rampungnya pertandingan pada Minggu (25/10/2026) sore.
“Kempo Manggarai Barat mengutus empat atlet pada POPDA VIII. Kita berhasil meraih dua medali,” kata Johanes saat dihubungi dari Labuan Bajo.
Senpai Johanes mengapresiasi daya juang para kenshi binaannya yang mampu bersaing ketat di matras kejuaraan daerah. Meski demikian, ia menekankan bahwa medali hanyalah salah satu indikator proses, sementara pembentukan karakter atlet bela diri tetap menjadi prioritas utama.
“Prestasi ini sangat membanggakan. Saya berharap para atlet terus menunjukkan disiplin, keberanian, kerendahan hati, dan mental petarung dalam kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembinaan berjenjang di tingkat daerah memerlukan sinergi menyeluruh agar bakat-bakat muda tidak berhenti di ajang pelajar saja.
Perkemi Manggarai Barat, menurutnya, berkomitmen menjaga kesinambungan program latihan guna mempersiapkan atlet menuju kompetisi tingkat regional hingga nasional.
“Peningkatan prestasi atlet membutuhkan dukungan bersama dari pengurus, pelatih, dan orang tua agar para kenshi dapat menjalani latihan secara konsisten serta menjaga kedisiplinan,” tuturnya menambahkan.
“Saya akan terus berupaya membangun komunikasi dengan semua pihak untuk mendukung anak-anak kempo Manggarai Barat agar prestasi mereka semakin meningkat dan mendapat perhatian yang lebih baik.”
Pelatih Kepala Shorinji Kempo Manggarai Barat, Senpai Nani Suwardi, menyatakan rasa bangganya atas daya juang para atlet muda tersebut di tengah ketatnya persaingan antarkabupaten se-NTT.
“Kami sangat berbangga hati. Mengirimkan kontingen kecil namun pulang membawa medali membuktikan bahwa kualitas Shorinji Kempo Manggarai Barat tetap berada di level teratas. Perjuangan anak-anak sangat luar biasa menghadapi persaingan Popda NTT yang kian ketat dan kompetitif,” ujar Senpai Nani di Labuan Bajo, Minggu (25/10/).
Nani menegaskan, hasil positif ini menjadi modal penting untuk agenda besar berikutnya, yakni seleksi Pra-PON pada awal tahun 2027. Untuk ajang kualifikasi nasional tersebut, Manggarai Barat berencana menurunkan dua atlet andalannya, yakni Siska di kelas +65 kg putri dan Gustavo Pramuallan Nistelrooy di kelas 70 kg putra, yang saat ini tengah digembleng lewat program latihan terstruktur.
Prestasi para kenshi muda ini turut menuai apresiasi setinggi-tingginya dari Ketua Perkemi sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Beni Nurdin.
Pihaknya memuji sportivitas tinggi yang ditunjukkan para atlet di gelanggang dan berharap tradisi prestasi Shorinji Kempo Manggarai Barat terus dipertahankan serta ditingkatkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Penulis : Fons Abun
Editor : N. Taris







