Panitia Minta Maaf atas Pemukulan Wasit di PSSI Mabar Cup II

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panitia Open Turnamen Sepak Bola PSSI Mabar Cup II 2026 memberikan keterangan pers didampingi pengurus PSSI Manggarai Barat terkait insiden Pelatih Komodo United Pukul Wasit hingga Cedera Rahang, Jumat (4/9/2026)

Panitia Open Turnamen Sepak Bola PSSI Mabar Cup II 2026 memberikan keterangan pers didampingi pengurus PSSI Manggarai Barat terkait insiden Pelatih Komodo United Pukul Wasit hingga Cedera Rahang, Jumat (4/9/2026)

LABUAN BAJO — Panitia Pelaksana Open Turnamen Sepak Bola PSSI Mabar Cup II 2026 menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada wasit Ferdinandus Adi Sudirman atau Afred. Langkah ini diambil usai sang pengadil lapangan menjadi korban pemukulan oleh pelatih Komodo United, Romanus Novri, pada Jumat (4/9/2026).

Ketua Pelaksana Harian, Rofinus Edison Risal atau Ichal, menyatakan panitia sangat menyesalkan insiden kekerasan yang berujung pada cederanya rahang korban.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada korban, organisasi perwasitan, keluarga korban, serta seluruh pihak yang merasa dirugikan,” ujar Ichal dalam konferensi pers, Sabtu (5/9/2026).

Panitia menilai, tindakan anarkis di atas lapangan hijau telah mencederai semangat sportivitas dan fair play.

Baca Juga:  Ketua PSSI Mabar Dukung Pelatih Komodo United Dipidana

Ichal menegaskan, apa pun hasil pertandingan dan keputusan yang diambil oleh perangkat laga, tindakan kekerasan sama sekali tidak dapat dibenarkan.

Insiden pemukulan ini bermula usai peluit panjang laga perpanjangan waktu antara Black Crown melawan Komodo United ditiup pada menit ke-110.

Dalam laga bertensi tinggi tersebut, Black Crown mengunci kemenangan 1-0 lewat gol sundulan pada menit ke-97.

Sesaat setelah laga usai, pelatih Komodo United merangsek masuk ke lapangan. Bukannya bersalaman, ia justru mendaratkan pukulan keras ke rahang kiri wasit Afred.

Baca Juga:  Pengakuan Ketua PSSI Mabar di Balik Klub Komodo United

Akibat pukulan telak itu, Afred harus dievakuasi ke RS Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis.

“Hari ini kami telah mengunjungi Kaka Fred. Puji Tuhan, kondisi beliau perlahan membaik,” ungkap Ichal.

Pasca-insiden, panitia langsung mengawal korban untuk melakukan visum di Puskesmas Labuan Bajo.

Kasus dugaan penganiayaan ini juga telah resmi dilaporkan oleh korban dan keluarganya ke SPKT Polres Manggarai Barat.

Panitia memastikan menghormati proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya aspek pidana kepada pihak kepolisian.

Selain menempuh jalur hukum, panitia juga mendesak Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI setempat untuk segera turun tangan.

Baca Juga:  Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah Cabor Layar PON 2028, KONI Mabar: Momentum Penting bagi Daerah

Ichal meminta Askab menjatuhkan sanksi administratif dan sanksi organisasi yang setimpal, baik kepada pelaku maupun kepada klub Komodo United.

Sanksi tersebut dinilai penting sebagai bentuk penegakan disiplin sekaligus upaya menjaga marwah kompetisi.

Buntut dari insiden ini, panitia memutuskan menunda seluruh jadwal pertandingan semifinal selama dua hari.

Penundaan pada Sabtu dan Minggu (5-6 September 2026) ini dilakukan sebagai bentuk dukungan mental bagi rekan-rekan wasit.

Rangkaian pertandingan PSSI Mabar Cup II rencananya akan kembali digulirkan pada Senin, 7 September 2026.

Panitia berkomitmen untuk memperkuat aspek keamanan agar kejadian serupa tidak terulang di sisa kompetisi.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla
KOPEARAD Mabar Gelar Diskusi Publik Bedah 2 Tahun Kebijakan Prabowo-Gibran
KM Feronia: Jejak Tumpahan Minyak Ditemukan, Satu Korban Masih Hilang

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26

Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:43

Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:42

Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang

Berita Terbaru

Syamsudin Kadir

Opini

Bencana di Balik Bencana NTT

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:14