LABUAN BAJO – Turnamen Bola Voli Putra dan Putri Idul Adha Cup 1447 Hijriah di Lapangan Soknar, Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Memasuki pekan pertama pelaksanaan, turnamen yang berlangsung sejak 7 Juni 2026 itu terus menyedot perhatian warga. Penonton memadati arena pertandingan setiap hari untuk menyaksikan laga tim putra dan putri.
Sekretaris Desa Golo Mori, Abdul Arsyad, mengatakan tingginya jumlah peserta dan penonton memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi pertandingan.
“Kehadiran penonton yang ramai setiap hari tentu memberikan dampak positif bagi pedagang dan pelaku UMKM di sekitar lapangan,” kata Arsyad saat ditemui di lokasi turnamen, Minggu (14/6/2026).
Menurut dia, manfaat ekonomi yang muncul menjadi salah satu dampak nyata dari penyelenggaraan turnamen perdana tersebut.
Sebanyak 41 klub ambil bagian dalam kompetisi ini. Rinciannya, 16 klub putra dan 25 klub putri.
Sejumlah tim diketahui memperkuat skuad mereka dengan pemain berpengalaman dari tingkat kabupaten hingga atlet dari luar daerah dan lintas provinsi.
Kondisi itu membuat persaingan berlangsung ketat dan menghadirkan pertandingan yang menarik bagi penonton.
Arsyad memperkirakan jumlah pengunjung akan meningkat saat kompetisi memasuki fase gugur.
Karena itu, ia meminta panitia dan pelaku UMKM bersiap menghadapi lonjakan penonton pada babak 16 besar hingga final.
“Persaingan antar tim pasti semakin ketat dan penonton akan semakin banyak. Panitia harus bekerja lebih ekstra, sementara pelaku UMKM perlu menyiapkan stok dagangan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk hadir langsung menyaksikan pertandingan yang masih berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.
Menurut Arsyad, turnamen tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga dan hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat di wilayah Kecamatan Komodo.
Turnamen Idul Adha Cup 1447 H dibuka oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur organisasi olahraga, tokoh masyarakat, serta tokoh adat.
Panitia berharap turnamen dapat berlangsung lancar hingga partai final dan terus menjadi ajang yang mempererat hubungan antarwarga di wilayah Kecamatan Komodo.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajo Update






