LABUAN BAJO — Kembali tampil tanpa satupun pemain cadangan tak menghalangi laju tim bola voli putri Teratai DeRie untuk mengunci status juara Grup D dalam Turnamen Idul Adha Cup 2026.
Skuad asuhan Fons Abun ini sukses menundukkan perlawanan Putri Kerora dua set langsung dalam laga yang digelar di Lapangan Kampung Soknar, Golo Mori, Manggarai Barat, Sabtu (13/06/2026) siang.
Bermain hanya dengan enam orang di lapangan sejak awal peluit dibunyikan, Teratai DeRie justru tampil menekan. Mereka unggul mencolok 25-15 pada set pertama.
Dominasi di atas net tersebut terus berlanjut. Pada set kedua, Teratai DeRie kembali membungkam lawan dengan skor meyakinkan 25-16.
“Kita kembali hanya turun dengan kekuatan enam pemain di lapangan, tapi mereka mampu menunjukkan performa yang sangat luar biasa dan stabil,” ujar Pelatih Teratai DeRie, Fons Abun, usai pertandingan.
Abun memuji mentalitas baja anak asuhnya. Ia menyebut perlawanan dari skuad Kerora cukup kuat dengan gaya main yang apik, sehingga memaksa timnya untuk terus mendikte jalannya pertandingan.
“Kerja keras dan semangat pantang menyerah dari teman-teman Teratai benar-benar patut diapresiasi,” tuturnya.
Sementara itu, Manajer Teratai DeRie, Rikardus Nompa, mengakui bahwa laga kedua ini berjalan cukup menantang.
“Set awal sempat terjadi aksi saling kejar poin,” kata Rikardus, yang juga mantan Ketua Panitia Jurnalis Cup 2025 tersebut.
Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, Rikardus menyoroti dimensi sosial dan ekonomi dari turnamen ini.
Ia melihat ajang ini sebagai medium perekat silaturahmi antarwarga dan antarsekolah.
“Kami berharap atlet yang bermain memukau di laga ini kelak bisa ikut dalam kompetisi yang lebih besar dan bergengsi,” tambahnya.
Kemenangan atas Putri Kerora melengkapi catatan impresif Teratai DeRie, setelah pada laga sebelumnya mereka juga menang 2-0 atas SMK Muhammadiyah Golo Mori.
Langkah gemilang para ‘srikandi’ ini tidak lepas dari dukungan Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Aldri Dalton Ndolu, S.H & Partners.
Kantor hukum tersebut memandang keterlibatan mereka selaku sponsor utama sebagai wujud kepedulian terhadap pemberdayaan perempuan di bidang olahraga.
Bagi mereka, esensi hukum dan olahraga beririsan pada titik yang sama.
“Bicara soal hukum adalah bicara soal keadilan, pembelaan, dan integritas. Bicara soal olahraga, esensinya pun sama: kerja keras, fair play, dan semangat pantang menyerah,” kata Aldri Dalton Ndolu.
Aldri berharap turnamen di momen Idul Adha ini menjadi ajang unjuk keberanian bagi para pemain putri.
“Menang atau kalah adalah bagian dari permainan, namun keberanian untuk berjuang di lapangan adalah kemenangan sejati,” pungkasnya.
Dengan raihan sempurna enam poin, Squad Teratai DeRie sukses mengunci status juara Grup D sekaligus memastikan langkah mulus mereka ke babak 16 besar.
Kini, skuad tersebut tinggal menanti calon penantang mereka di fase gugur, yang akan ditentukan lewat persaingan memperebutkan posisi runner-up antara SMK Muhammadiyah Golo Mori dan Putri Kerora.
Penulis : Ofantri Nero
Editor : Tim Bajo Update






