Tok! Venue Cabor Layar PON 2028 Dipastikan Digelar di Labuan Bajo

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PB Porlasi, Wirontono Wardojo, usai meninjau Pantai Gorontalo, Labuan Bajo, Jumat (16/10/2026). Ia didampingi Ketua Fraksi PSI DPRD NTT, Junaidin Mahasan, serta jajaran KONI Manggarai Barat.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PB Porlasi, Wirontono Wardojo, usai meninjau Pantai Gorontalo, Labuan Bajo, Jumat (16/10/2026). Ia didampingi Ketua Fraksi PSI DPRD NTT, Junaidin Mahasan, serta jajaran KONI Manggarai Barat.

LABUAN BAJO — Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) memastikan cabang olahraga (cabor) layar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 akan digelar di Labuan Bajo.
Kawasan Pantai Gorontalo dinilai sangat layak dan memenuhi standar nasional.

Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PB Porlasi, Wirontono Wardojo, usai meninjau Pantai Gorontalo, Labuan Bajo, Jumat (16/10/2026). Ia didampingi Ketua Fraksi PSI DPRD NTT, Junaidin Mahasan, serta jajaran KONI Manggarai Barat.

Rombongan terpantau menyusuri garis pantai dengan berjalan kaki, mulai dari belakang Hotel Atlantis hingga Hotel Jayakarta. Wirontono menegaskan lokasi tersebut sudah memenuhi kualifikasi.

“Lokasi ini untuk daratnya memenuhi standar kami. Kalau kami memakai standar nasionalnya saja, jadi untuk PON sesuai dengan standarnya PB Porlasi, ini memenuhi,” kata Wirontono.

Baca Juga:  'Kami Tak Ingin Kecolongan': Detik-detik Polisi Bekuk Pembawa Sabu di Pelabuhan Labuan Bajo

Terkait ketiadaan bangunan permanen di lokasi, Wirontono menilai hal tersebut bukan masalah berarti. Pihaknya siap menggunakan tenda yang dimodifikasi.

“Kalau memang tidak ada ruangan yang permanen ya pakai tenda. Bisa disiasati tendanya, beberapa tenda dilengkapi dengan penerangan dan air condition (AC),” jelasnya.

Wirontono mengungkap, Labuan Bajo sudah ditetapkan sebagai venue layar sejak awal tahun oleh pusat. Survei kali ini murni untuk mengunci titik paling ideal di sepanjang Pantai Gorontalo.

“Tinggal apakah di depannya (pantai) Jayakarta, apakah di depannya Atlantis atau di Sudamala, nanti mana yang terbaik,” tuturnya.

Terkait urusan sempadan pantai umum dan lahan milik warga atau swasta, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Panitia Besar (PB) PON. PB Porlasi hanya fokus pada penentuan kelayakan teknis lokasi olahraga.

Baca Juga:  Pencarian Hari Ke-2 Korban KM Feronia: Veronica Belum Ditemukan, Tangki Selam Mengapung

Hasil kelayakan lokasi ini juga sudah dilaporkan langsung kepada Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut, pada Jumat siang (16/10).

Nantinya, ajang layar ini akan diikuti maksimal 110 peserta dari babak kualifikasi, ditambah kuota atlet tuan rumah NTT dan NTB.

“Iya, positif. Positif (PON 2028 cabor layar digelar di Labuan Bajo),” tegas Wirontono menjawab kepastian venue.

Pemprov dan DPRD NTT Siapkan Rp 75 Miliar

Dukungan penuh datang dari Pemerintah Provinsi NTT bersama DPRD.

Ketua Fraksi PSI DPRD NTT, Junaidin Mahasan, menyatakan pihaknya telah mengamankan anggaran puluhan miliar untuk menyukseskan PON 2028. Anggaran itu, kata dia, untuk semua Cabor.

“Kami di Provinsi sudah menyiapkan penyertaan modal Rp 75 miliar untuk kegiatan PON 2028. Selama tiap tahun kami sertakan Rp 25 miliar sampai 2028 untuk semua jenis cabor,” beber Junaidin.

Baca Juga:  Pemkab Manggarai Barat ke PLN: Jangan Alergi Kritik!
Ketua Fraksi PSI DPRD NTT, Junaidin Mahasan, saat diwawancara wartawan di Labuan Bajo, Jumat (16/10/2026).

Junaidin menegaskan gelaran PON adalah sebuah keberkahan bagi daerah yang wajib didukung secara total. Targetnya pun tinggi, bukan sekadar sukses penyelenggaraan.

“Bukan saja sebagai tuan rumah, kita juga harus juara,” tegasnya.

Ia meyakini perhelatan olahraga tingkat nasional ini akan membawa multiplier effect (dampak ganda) bagi Labuan Bajo. Tak hanya mendongkrak status pariwisata, tapi juga memutar roda perekonomian warga lokal.

“Tentu sangat (berdampak). Karena perputaran ekonomi di mana manusia banyak, pasti di situ ada perputaran ekonomi. Kita berharap ke depannya Labuan Bajo akan jauh lebih maju lagi,” pungkas Junaidin.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Veronica di Perairan Pulau Tatawa, Penyelam Hingga Drone Diturunkan
Wakil Ketua BEM eLBajo Commodus Terpilih Jadi Ketua PMKRI Labuan Bajo
Warga Labuan Bajo Antre BBM Pagi Ketemu Malam, Ini Respons Pertamina
Pencarian Hari Ke-2 Korban KM Feronia: Veronica Belum Ditemukan, Tangki Selam Mengapung
Susun RPKB, Pemkab Mabar Pastikan Tak Ada Waktu Terbuang Saat Darurat Bencana
Susuri Bangkai KM Feronia di Dasar Laut, Tim SAR Cari Dive Master yang Terkunci di Toilet
Polisi Sebut Penumpang Hilang KM Feronia Diduga Terjebak di Toilet
Satu Wisatawan Masih Hilang dalam Insiden Tenggelamnya Kapal Pinisi Feronia di Labuan Bajo

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25

Tok! Venue Cabor Layar PON 2028 Dipastikan Digelar di Labuan Bajo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:03

Misteri Hilangnya Veronica di Perairan Pulau Tatawa, Penyelam Hingga Drone Diturunkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47

Wakil Ketua BEM eLBajo Commodus Terpilih Jadi Ketua PMKRI Labuan Bajo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:02

Warga Labuan Bajo Antre BBM Pagi Ketemu Malam, Ini Respons Pertamina

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:31

Susun RPKB, Pemkab Mabar Pastikan Tak Ada Waktu Terbuang Saat Darurat Bencana

Berita Terbaru