Kritik Keras DPD GMNI NTT: Regenerasi Bukan Sekadar Ganti Orang di Struktur

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Regen Leneng, saat membuka kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) GMNI Cabang Kupang, Kamis (17/9/2026).

Regen Leneng, saat membuka kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) GMNI Cabang Kupang, Kamis (17/9/2026).

KUPANG Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengingatkan agar proses kaderisasi tidak jatuh menjadi sekadar formalitas pencetak anggota tanpa isi.

Peringatan tersebut disampaikan oleh perwakilan DPD GMNI NTT, Regen Leneng, saat membuka kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) GMNI Cabang Kupang, Kamis (17/9/2026).

Regen menegaskan, kaderisasi adalah ruang fundamental untuk membentuk watak dan cara berpikir para penerus organisasi. Ia menolak keras jika proses tersebut hanya diposisikan sebagai agenda seremonial belaka.

Baca Juga:  Dampak Gempa M 7,7: Tenda Darurat Penuhi Halaman Rumah Sakit Labuan Bajo

“Kami mengapresiasi GMNI Cabang Kupang yang terus menjaga proses kaderisasi. Namun, KTD bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian penting dari perjalanan organisasi untuk mempersiapkan penerus estafet perjuangan,” kata Regen.

Menurutnya, keberlanjutan sebuah organisasi sangat bergantung pada kemampuannya melahirkan generasi baru secara konsisten dan serius. Tanpa itu, organisasi akan kehilangan arah.

“Organisasi yang tidak melakukan kaderisasi secara serius akan kehilangan regenerasi. Sebaliknya, kaderisasi yang terarah akan melahirkan generasi baru yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Baca Juga:  Bertaruh Nyawa di Ruang Tahanan Saat Gempa Flores Mengguncang

Lebih lanjut, Regen memperingatkan para peserta bahwa status sebagai kader GMNI yang disandang usai KTD bukanlah garis akhir. Sebaliknya, KTD adalah pintu gerbang menuju medan pengabdian yang sebenarnya.

Seorang kader, lanjut Regen, memikul beban untuk tidak sekadar hafal teori organisasi. Mereka dituntut turun ke akar rumput dan peka terhadap realitas sosial masyarakat.

“Setelah mengikuti KTD, jangan merasa proses belajar telah selesai. Kader harus terus membaca, berdiskusi, mengasah daya kritis, memahami persoalan rakyat, dan menerjemahkan pengetahuan menjadi tindakan nyata,” ungkap Regen.

Baca Juga:  Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT

Bagi Regen, tolak ukur kekuatan GMNI tidak dihitung dari seberapa banyak jumlah massanya, melainkan dari kedalaman kualitas para kadernya dalam mempertahankan nilai perjuangan.

Ia berharap KTD GMNI Cabang Kupang kali ini benar-benar mampu menyumbang kader yang bisa memberikan kontribusi riil bagi daerah maupun bangsa.

“Regenerasi bukan sekadar pergantian orang dalam struktur organisasi. Regenerasi adalah memastikan nilai dan gagasan terus hidup. Karena itu, kaderisasi harus melahirkan kader yang mampu berpikir dan bertindak,” pungkasnya.

Penulis : Ofantri Nero

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Janji Fatinci Sodo Bawa DWP NTT Bersaing Lewat Potensi Pangan dan Kerajinan Lokal
HUT ke-1 Kodim 1630: Refleksi Sinergi dan Aksi Spontan di Zona Gempa
Viral Pengemudi Mobil Dinas di Labuan Bajo Buang Sampah Sembarangan, Netizen: Tidak Beri Contoh
Pascagempa M 7,7 Flores, Jalan Akses Pelabuhan Wae Kelambu Tetap Kokoh
Dugaan Korupsi KPU Mabar Rp 28 M, Pegiat: Ketua dan Komisioner Tak Bisa Lepas Tangan!
Diperiksa Dua Kali, Ketua KPU Mabar Akui Ada Rangkap Jabatan Pengelola Keuangan
Demi Jaga Citra Wisata, OPW Bersihkan Jalur Gang Pengadilan-Wae Mata
28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:59

Janji Fatinci Sodo Bawa DWP NTT Bersaing Lewat Potensi Pangan dan Kerajinan Lokal

Sabtu, 19 September 2026 - 09:30

HUT ke-1 Kodim 1630: Refleksi Sinergi dan Aksi Spontan di Zona Gempa

Jumat, 18 September 2026 - 20:56

Kritik Keras DPD GMNI NTT: Regenerasi Bukan Sekadar Ganti Orang di Struktur

Jumat, 18 September 2026 - 13:23

Viral Pengemudi Mobil Dinas di Labuan Bajo Buang Sampah Sembarangan, Netizen: Tidak Beri Contoh

Kamis, 17 September 2026 - 12:19

Pascagempa M 7,7 Flores, Jalan Akses Pelabuhan Wae Kelambu Tetap Kokoh

Berita Terbaru