Gempa M 7,7 Nagekeo: 38 Tewas, Tim SAR Berpacu Selamatkan Korban Tertimbun

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sedikitnya 38 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/08) pagi.

Sedikitnya 38 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/08) pagi.

NAGEKEO — Sedikitnya 38 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/08) pagi.

Tim pencari dan penyelamat (SAR) gabungan saat ini tengah berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi korban yang masih tertimbun reruntuhan.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 79 orang telah berhasil dievakuasi dari sejumlah wilayah terdampak.

Baca Juga:  Kawal Hak Pendidikan Korban Gempa NTT, Stevi Harman Serahkan Surat Langsung ke Wamen

Berdasarkan pendataan sementara, selain 38 korban meninggal dunia, 40 orang mengalami luka-luka dan satu orang masih dilaporkan terjebak di bawah puing bangunan.

Gempa dahsyat ini terjadi pada pukul 05.58 WITA. Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer di sebelah timur laut Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan pihaknya telah mengerahkan seluruh personel ke wilayah pusat gempa untuk mempercepat proses pertolongan.

Baca Juga:  Dampak Gempa M 7,7: Tenda Darurat Penuhi Halaman Rumah Sakit Labuan Bajo

“Kami juga menggerakkan Kapal Negara (KN) SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR,” kata Fathur.

Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama operasi ini.

“Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman,” ujarnya menambahkan.

Sebanyak 281 personel gabungan diterjunkan ke titik-titik terparah.

Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta pemerintah daerah setempat.

Baca Juga:  Jaringan Apotek K-24 Ekspansi ke Labuan Bajo

Fathur memastikan pendataan jumlah korban masih terus berjalan dan dikoordinasikan secara intensif dengan BPBD Nagekeo.

Fokus utama tim SAR gabungan saat ini adalah menemukan korban yang masih tertimbun serta memindahkan warga terdampak ke lokasi evakuasi yang lebih aman.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Buntut Status FB, EH Jadi Tersangka tapi Cuma Wajib Lapor
Cakades 04 Minta Coblos Ulang, Panitia Pilkades Lewat Heran: Saat Pleno Lancar-lancar Saja
Kalah Tipis 3 Suara, Cakades Lewat Mabar Gugat Hasil Pilkades dan Minta Coblos Ulang
Pemkab Manggarai Barat ke PLN: Jangan Alergi Kritik!
Bakar 832 Ribu Rokok Ilegal, Kepala Bea Cukai Labuan Bajo Soroti Kerugian Pajak dan Cukai
Menang Tipis 19 Suara, Sukarman Resmi Nakhodai Desa Golo Mori
Wabup Matim Pantau Pengerjaan Lapen Simpang Nantal-Kawit- Laing Rana Mese, Ingatkan Soal Kualitas
Kawal Hak Suara Warga Sakit, Panitia Pilkades Desa Gorontalo Mabar Datangi Rumah ke Rumah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:03

Buntut Status FB, EH Jadi Tersangka tapi Cuma Wajib Lapor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04

Cakades 04 Minta Coblos Ulang, Panitia Pilkades Lewat Heran: Saat Pleno Lancar-lancar Saja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31

Pemkab Manggarai Barat ke PLN: Jangan Alergi Kritik!

Rabu, 30 September 2026 - 12:47

Bakar 832 Ribu Rokok Ilegal, Kepala Bea Cukai Labuan Bajo Soroti Kerugian Pajak dan Cukai

Rabu, 30 September 2026 - 11:55

Menang Tipis 19 Suara, Sukarman Resmi Nakhodai Desa Golo Mori

Berita Terbaru