LABUAN BAJO — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memastikan akan bertanggung jawab penuh memperbaiki belasan ribu rumah warga yang rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7.
Perbaikan rumah tersebut akan dilakukan secara bertahap dan didukung penuh oleh pemerintah pusat.
Penegasan itu disampaikan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, saat menerima bantuan kemanusiaan dari PT Freeport Indonesia di Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Selasa (1/9/2026).
“Saya ulangi, pemerintah daerah yang di-backup oleh pemerintah pusat bertanggung jawab penuh untuk melakukan perbaikan atas rumah warga yang terdampak karena bencana gempa,” tegas Edi sebagaimana dikutip infomabar.
Berdasarkan data Posko Bencana Manggarai Barat, gempa tersebut mengakibatkan 10.757 unit rumah rusak dan berdampak langsung pada 36.102 jiwa.
Untuk menangani kerusakan berskala masif ini, Pemkab telah menyebar ratusan petugas verifikasi ke 164 desa dan 5 kelurahan.
Tim verifikasi tersebut terdiri dari 70 penyuluh Keluarga Berencana (KB), 120 personel Dinas Pertanian, dan 41 petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Nantinya, seluruh data kerusakan yang ditemukan di lapangan akan langsung diinput ke dalam aplikasi khusus milik Pemkab demi menjaga akurasi data.
Edi mengklaim hasil verifikasi lapangan itu akan menjadi satu-satunya pijakan obyektif pemerintah dalam melakukan perbaikan. Ia menjamin tidak akan ada celah intervensi dari pihak mana pun.
“Bupati sekalipun tidak bisa mengintervensi. Kalau hasil verifikasi hanya 10 persen, Bupati tidak bisa menaikkan sampai 90 persen,” ungkapnya.
Guna mencegah potensi korupsi dan penyalahgunaan wewenang, proses pendataan dan penyaluran bantuan ini turut diawasi ketat oleh TNI, Polri, dan Kejaksaan.
Saat ini, skema penanganan bencana di Manggarai Barat dibagi dalam tiga etape. Tahap jangka pendek difokuskan pada pemenuhan logistik seperti sembako, terpal, selimut, dan vitamin.
Sementara itu, rekonstruksi rumah warga yang menjadi prioritas masuk dalam tahap jangka menengah. Adapun tahap jangka panjang akan berfokus pada relokasi permukiman warga dan perbaikan fasilitas umum.
Penulis : Tim Bajoupdate
Editor : Fons Abun






