Polisi Salurkan 2,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai Barat via Jalur Laut

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Manggarai Barat dan Direktorat Polairud Polda NTT menyalurkan 2,5 ton bantuan logistik bagi korban gempa bumi di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/8/2026).

Polres Manggarai Barat dan Direktorat Polairud Polda NTT menyalurkan 2,5 ton bantuan logistik bagi korban gempa bumi di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/8/2026).

LABUAN BAJO Polres Manggarai Barat dan Direktorat Polairud Polda NTT menyalurkan 2,5 ton bantuan logistik bagi korban gempa bumi di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/8/2026).

Polres Mabar dan Direktorat Polairud Polda NTT menyalurkan 2,5 ton bantuan logistik bagi korban gempa bumi di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/8/2026).

Bantuan tersebut dikirim menggunakan Kapal Polisi (KP) PADAR dan KP 2006 melalui perairan Flores karena akses darat menuju lokasi terdampak terputus.

Distribusi difokuskan pada dua wilayah pesisir yang terisolasi, yakni Desa Bari dan Kampung Londar di Desa Sarae Naru.

Baca Juga:  Lampu Rem Truk Sampah Mati, Sipri Anjelo Desak Pemda Audit Total Kendaraan Dinas

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menyatakan pengiriman via jalur laut menjadi prioritas agar pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tidak terhambat kendala geografis.

“Pendistribusian bantuan melalui jalur laut ini merupakan bentuk komitmen Polri. Kami ingin memastikan seluruh warga terdampak, khususnya di wilayah pesisir Desa Bari dan Kampung Londar yang memiliki kendala aksesibilitas, mendapatkan bantuan logistik secara merata,” kata Christian, Minggu (30/8/2026).

Logistik seberat 2,5 ton tersebut terdiri dari 2,2 ton beras, 100 dus mi instan, 627 lembar selimut, 92 renteng susu balita, minyak goreng, minyak kayu putih, hingga perlengkapan sanitasi wanita dan bayi.

Baca Juga:  Diperiksa Polisi, Pihak IB Klaim Utang Sudah Lunas dan Berlebih: "Logikanya Nol Kalau Disebut Menipu"

Kapal patroli yang mengangkut 21 personel gabungan tersebut berangkat dari Dermaga Marina Waterfront Labuan Bajo pada pukul 10.30 WITA dan tiba di perairan Desa Bari pukul 13.50 WITA.

Setibanya di lokasi, kapal besar polisi tidak dapat merapat karena perairan yang dangkal dan ketiadaan dermaga. Pemindahan muatan logistik akhirnya dilakukan menggunakan perahu kayu milik nelayan setempat.

“Khusus untuk Kampung Londar yang berada di pulau terpisah tanpa dermaga kapal besar, proses pemindahan bantuan dibantu oleh kapal nelayan warga di tengah laut,” ujar Christian.

Di Kampung Londar, polisi menyalurkan 100 paket sembako, 10 dus mi instan, 260 selimut, serta pasokan susu balita menggunakan dua unit perahu nelayan yang dikawal anggota Polsek Macang Pacar.

Baca Juga:  Polsek Lembor dan Warga Tambal Jalan di Welak

Setelah tiba di daratan, bantuan tersebut dibawa ke posko pengungsian di halaman Kantor Desa Bari. Bantuan diserahkan langsung kepada pemerintah desa setempat agar didistribusikan kepada warga.

Kepala Desa Bari, Muhammad Takbir, yang menerima bantuan secara simbolis di posko pengungsian, mengapresiasi langkah kepolisian dalam menyalurkan logistik di tengah kendala akses transportasi.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan beras, selimut, dan kebutuhan balita ini sangat berarti bagi warga kami yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian,” tutur Takbir.

Pihak kepolisian memastikan pemantauan dan pengawalan jalur distribusi logistik ke daerah-daerah terpencil di Manggarai Barat akan terus dilakukan secara berkala hingga masa tanggap darurat bencana berakhir.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

Pendampingan Psikologis Sangat Penting bagi Korban Gempa di Flores agar Segera Bangkit dari Keterpurukan
Respons Cepat Gempa Flores, PT Mandiri Inti Perkasa Turunkan Bantuan Logistik
“Rakyat Dulu”: Alasan Bupati Manggarai Barat Abaikan Gedung Pemerintah Pascagempa
Bupati Edi Endi soal Siswa Belajar di Rumah Pascagempa: “Tidak Masuk Kelas, tapi Tidak Libur”
Pascagempa Flores, Menpar Widiyanti Pastikan Wisata Labuan Bajo Beroperasi Normal
Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Mabar: Polisi Ikut Mengungsi Imbas Gempa Flores
Gempa M 7,7: Kelas Runtuh, Siswa SMPN 8 Cibal Pindah ke Tenda Darurat
Janji Prabowo untuk NTT: Bangun Desa demi Desa hingga Lanjutkan Makan Bergizi

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:44

Polisi Salurkan 2,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai Barat via Jalur Laut

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:03

Pendampingan Psikologis Sangat Penting bagi Korban Gempa di Flores agar Segera Bangkit dari Keterpurukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:29

Respons Cepat Gempa Flores, PT Mandiri Inti Perkasa Turunkan Bantuan Logistik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:15

“Rakyat Dulu”: Alasan Bupati Manggarai Barat Abaikan Gedung Pemerintah Pascagempa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:19

Pascagempa Flores, Menpar Widiyanti Pastikan Wisata Labuan Bajo Beroperasi Normal

Berita Terbaru