Bencana Alam Flores: Bantuan Mengalir dari Kaltim, Bali, NTB, hingga Masyarakat Umum

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sedikitnya 38 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/08) pagi.

Sedikitnya 38 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/08) pagi.

LABUAN BAJO Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima bantuan kemanusiaan dari berbagai wilayah di Indonesia untuk merespons bencana yang melanda daratan Flores.

Bantuan terbaru datang dari Pemerintah Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diserahkan langsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, memastikan seluruh dukungan tersebut akan didistribusikan secara transparan dan tepat sasaran.

“Seluruh bantuan yang diterima terus disalurkan melalui posko tanggap darurat sesuai kebutuhan masyarakat, dengan koordinasi bersama pemerintah kabupaten, BPBD, dan seluruh pihak terkait,” kata Melki, sebagaimana dikutip dari keterangan resminya, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga:  Dari Lembor ke Bima, Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,7 Ton Minyak Tanah Bersubsidi
Bantuan terbaru datang dari Pemerintah Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diserahkan langsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo.

Melki merinci, Gubernur Bali Wayan Koster secara langsung menyerahkan bantuan senilai total Rp1 miliar.

Bantuan dari Bali tersebut terbagi menjadi dua alokasi, yakni Rp850 juta berupa uang tunai dan Rp150 juta dalam bentuk logistik serta peralatan penanganan bencana.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal juga menyerahkan bantuan logistik untuk menopang kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Juga:  Kawal Asta Cita Prabowo, Bupati Edi Endi dan Forkopimda Mabar Merapat ke Bogor

Bantuan dari NTB itu mencakup 1 ton beras, 230 dus air minum kemasan, 60 dus mi instan, serta satu unit tenda posko.

Sebelum bantuan dari Bali dan NTB tiba, solidaritas lintas provinsi untuk Flores telah lebih dulu mengalir dalam jumlah yang signifikan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menyalurkan dukungan sebesar Rp2,5 miliar, disusul oleh Maluku sebesar Rp1,5 miliar.

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga menyumbangkan dana Rp1 miliar beserta bantuan obat-obatan dan perbekalan kesehatan. Sektor jasa keuangan DIY turut berpartisipasi dengan donasi sebesar Rp90 juta.

Baca Juga:  Bungkamnya Pimpinan Bank NTT Labuan Bajo Usai Terbitnya SPDP Pemalsuan Surat

Sementara itu, empati dari masyarakat umum terus bertambah dengan total donasi mencapai Rp359,2 juta yang disalurkan melalui rekening penampungan bencana Pemprov NTT.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali dan NTB, dan pemerintah provinsi yang lain, serta semua pihak atas kepedulian dan respons cepat membantu masyarakat Flores,” ujar Melki.

Usai prosesi serah terima bantuan di Labuan Bajo, penanganan darurat langsung dilanjutkan ke lapangan.

Melki bersama Wayan Koster dan Lalu Muhamad Iqbal langsung bertolak menuju Kabupaten Manggarai Timur.

Ketiga gubernur tersebut meninjau Posko Dampek di Kecamatan Lamba Leda Utara untuk melihat langsung kondisi para penyintas bencana.

Kunjungan gabungan ini dilakukan guna memastikan seluruh kebutuhan mendesak masyarakat terdampak telah mendapat penanganan yang memadai.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB
Gempa NTT: Dua Lansia Kritis Dievakuasi via Udara dari Manggarai Timur

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26

Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:25

Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17