Rumah Rusak Berat, Warga Desa Tengku Lese Belum Tersentuh Bantuan

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enam hari pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Pulau Flores, warga Dusun Bobong, Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku belum tersentuh bantuan.

Enam hari pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Pulau Flores, warga Dusun Bobong, Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku belum tersentuh bantuan.

LABUAN BAJO — Enam hari pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Pulau Flores, warga Dusun Bobong, Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku belum tersentuh bantuan.

Wihelmus, Keluarga Warga terdampak menyebut pihaknya terpaksa mengungsi dan bertahan di tenda darurat dengan kondisi serba terbatas. Mereka menggunakan terpal seadanya sebagai tempat berlindung.

Baca Juga:  Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai

Kondisi para pengungsi semakin memprihatinkan karena kekurangan kebutuhan logistik. Hingga kini, warga mengaku belum menerima bantuan berupa sembako, terpal maupun obat-obatan dari pemerintah setempat.

Bahkan, empat kepala keluarga (KK) harus berbagi satu tenda darurat untuk bertahan selama masa pengungsian.

Kondisi para pengungsi di Desa Tengku Lese, Rahong Utara, semakin memprihatinkan karena kekurangan kebutuhan logistik. (Dok. Acik).

“Enam hari setelah gempa, warga berharap pemerintah segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi mereka dan memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi,” ucap Wihelmus

Baca Juga:  Masjid di Labuan Bajo Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo, Edi Endi Puji Kepedulian Pusat

Ia meminta pemerintah melakukan pengecekan dan pendataan terhadap rumah-rumah yang rusak, khususnya rumah dengan kategori rusak berat, sekaligus segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga:  Melawan Ancaman Iklim: Tanam Mangrove Mudah, Merawatnya yang Susah

“Kami berharap pemerintah segera datang melihat kondisi kami dan menyalurkan bantuan. Saat ini kami sangat membutuhkan sembako, terpal, obat-obatan dan kebutuhan lainnya,” harap Wihelmus

Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah dan pihak terkait agar masyarakat yang terdampak bencana tidak semakin kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di tempat pengungsian.

“Kami berharap bantuan segera datang, karena warga terdampak tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga harus bertahan dalam keterbatasan setelah bencana,” bebernya

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Buntut Status FB, EH Jadi Tersangka tapi Cuma Wajib Lapor
Cakades 04 Minta Coblos Ulang, Panitia Pilkades Lewat Heran: Saat Pleno Lancar-lancar Saja
Kalah Tipis 3 Suara, Cakades Lewat Mabar Gugat Hasil Pilkades dan Minta Coblos Ulang
Pemkab Manggarai Barat ke PLN: Jangan Alergi Kritik!
Bakar 832 Ribu Rokok Ilegal, Kepala Bea Cukai Labuan Bajo Soroti Kerugian Pajak dan Cukai
Menang Tipis 19 Suara, Sukarman Resmi Nakhodai Desa Golo Mori
Wabup Matim Pantau Pengerjaan Lapen Simpang Nantal-Kawit- Laing Rana Mese, Ingatkan Soal Kualitas
Kawal Hak Suara Warga Sakit, Panitia Pilkades Desa Gorontalo Mabar Datangi Rumah ke Rumah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:03

Buntut Status FB, EH Jadi Tersangka tapi Cuma Wajib Lapor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:57

Kalah Tipis 3 Suara, Cakades Lewat Mabar Gugat Hasil Pilkades dan Minta Coblos Ulang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31

Pemkab Manggarai Barat ke PLN: Jangan Alergi Kritik!

Rabu, 30 September 2026 - 12:47

Bakar 832 Ribu Rokok Ilegal, Kepala Bea Cukai Labuan Bajo Soroti Kerugian Pajak dan Cukai

Rabu, 30 September 2026 - 11:55

Menang Tipis 19 Suara, Sukarman Resmi Nakhodai Desa Golo Mori

Berita Terbaru