Natas Parapuar Jadi Magnet Baru Wisatawan di Labuan Bajo

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permainan tradisional khas Manggarai, Rangkuk Alu. Pengunjung menyaksikan pertunjukan atraksi budaya lokal di Natas Parapuar. (Foto/Dok. Humas BPOLBF).

Permainan tradisional khas Manggarai, Rangkuk Alu. Pengunjung menyaksikan pertunjukan atraksi budaya lokal di Natas Parapuar. (Foto/Dok. Humas BPOLBF).

LABUAN BAJO – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) sukses menyulap kawasan Natas Parapuar menjadi panggung budaya yang memikat. Melalui gelaran Weekend at Parapuar (WAP) Vol. 2, wisatawan disuguhi harmoni antara alam dan tradisi di ketinggian 238 mdpl.

Acara yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) ini bukan sekadar hiburan biasa. Pengunjung diajak meresapi kekayaan budaya NTT melalui penampilan Sanggar Wela Rana Komodo hingga alunan magis musik Sasando yang dibawakan oleh musisi Jegril Pah.

Suasana semakin semarak saat Hendrik naik panggung dengan permainan alat musik Jimbe yang energik. Tak berhenti di situ, interaksi pecah saat para pengunjung ditantang ikut serta dalam permainan tradisional khas Manggarai, Rangkuk Alu.

Baca Juga:  BKH Pimpin Penyaluran Bantuan Demokrat untuk Korban Gempa Flores

Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Parapuar sebagai ruang publik yang inklusif dan menjadi pusat ekspresi budaya lokal.

Para pengunjung menyaksikan pertunjukan atraksi budaya lokal di Natas Parapuar, Labuan Bajo. Sabtu, 11 April 2026. Event seperti ini terus dilakukan oleh BPOLBF setiap akhir pekan di Parapuar. (Dok/Humas BPOLBF).

“Kami ingin menjadikan Parapuar sebagai ruang hidup yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menjadi panggung ekspresi budaya lokal. Weekend at Parapuar diharapkan dapat menjadi wadah interaksi antara wisatawan dan masyarakat, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal sebagai daya tarik utama Labuan Bajo,” ujar Andhy di sela-sela acara.

Baca Juga:  Agen Travel Labuan Bajo 'Bungkam' Usai Batal Berlayar, Uang Rp 14 Juta Turis Asing Nyaris Raib

Antusiasme pengunjung pun terlihat nyata. Ricky Sugiarto, seorang wisatawan asal Bandung yang kini bekerja di industri perhotelan Labuan Bajo, mengaku terpukau dengan konsep acara ini. Baginya, kegiatan seperti ini memiliki nilai jual tinggi bagi tamu hotel.

“Pemandangannya luar biasa, bagus sekali. Harapan ke depannya, Weekend at Parapuar ini bisa dibuat reguler dan lebih sering lagi, karena ini penting sekali agar orang tahu kebudayaan Manggarai lebih jauh lagi,” ungkap Ricky.

Baca Juga:  Jaga Kepercayaan Turis Usai Gempa, BPOLBF Terapkan "Ready Before Promote"

Ricky juga menyoroti kemudahan akses menuju lokasi yang kini sudah sangat mumpuni. “Dengan diadakannya secara rutin, kami yang bekerja di hotel juga dapat menginformasikan event ini kepada tamu kami. Untuk tempatnya juga bagus, pemandangannya indah, dan aksesnya sudah sangat baik,” tambahnya.

Melalui Weekend at Parapuar Vol. 2, BPOLBF membuktikan bahwa Labuan Bajo memiliki sisi lain yang tak kalah eksotis dari Taman Nasional Komodo.

Parapuar diproyeksikan menjadi destinasi berkelanjutan yang mampu memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang berkarakter.

Di penghujung acara, seluruh peserta diajak menari bersama (Lulo/Dolo-dolo), menciptakan momen kebersamaan yang hangat di tengah balutan udara perbukitan Labuan Bajo.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Wabup Mabar Ikut Lari di Golo Mori Sunset Run 2026, Rute Menantang Berhadiah Rp 30 Juta
Curhat Pengusaha Kapal Labuan Bajo ke Kemenpar: Dari Urusan Sampah, Pajak, hingga Scamming
Berantas Penipuan Wisatawan di Labuan Bajo, Aturan Izin Usaha Diperketat
Ferdinan Ambo Nakhodai Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi NTT Perdana di Labuan Bajo
Beredar Video Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Ungkap Kronologinya
30 Pemandu Snorkeling Labuan Bajo Jalani Asesmen Ketat
Pelaku Wisata Labuan Bajo Nyaris Rugi Rp 19 Juta Akibat Ulah Sebelas Turis Asing
Famtrip BPOLBF x Scoot: Upaya Kembalikan Citra Pariwisata Flores Pascabencana

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:33

Wabup Mabar Ikut Lari di Golo Mori Sunset Run 2026, Rute Menantang Berhadiah Rp 30 Juta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:39

Curhat Pengusaha Kapal Labuan Bajo ke Kemenpar: Dari Urusan Sampah, Pajak, hingga Scamming

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:18

Berantas Penipuan Wisatawan di Labuan Bajo, Aturan Izin Usaha Diperketat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:03

Ferdinan Ambo Nakhodai Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi NTT Perdana di Labuan Bajo

Minggu, 27 September 2026 - 13:43

Beredar Video Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Ungkap Kronologinya

Berita Terbaru