Menakar Makna Jabat Tangan Mario-Richard dan Yono, Pengguna FB: ‘Foto Termahal 2026’

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mario Pranda, Richard Sontani dan Marianus Yono Jehanu. (FOTO- Foto unggahan akun Facebook Novri Novri)

Mario Pranda, Richard Sontani dan Marianus Yono Jehanu. (FOTO- Foto unggahan akun Facebook Novri Novri)

LABUAN BAJO – Sebuah foto yang mempertemukan tiga tokoh muda berpengaruh di Manggarai Barat mendadak viral dan memantik diskusi panas di jagat maya Minggu (5/4/2026).

Ketiganya adalah Mario Pranda, Richard Sontani, dan Marianus Yono Jehanu. Mereka tertangkap kamera sedang duduk bersama dalam suasana akrab di sela-sela Laga Amal St. Yosef Reweng, Kecamatan Lembor Selatan.

Dalam bidikan foto yang beredar, tampak Mario Pranda tampil santai mengenakan kaos merah cerah, mencerminkan kesan semangat.

Sementara itu, Richard Sontani yang baru saja selesai merumput, terlihat masih mengenakan jersey olahraga.

Richard tampak sedang berbicara dengan Marianus Yono Jehanu sambil melemparsenyum lebar.

Tampak Kepala Desa Batu Cermin, Marianus Yono Jehanu mengenakan kemeja abu-abu, Yono tampak duduk sambil melempar senyum lebar ke arah Richard.

Tak hanya bicara dengan Richard Sontani, Yono juga tampak semangat jabat tangan dengan Mario Pranda. Keduanya saling melempar senyum.

Baca Juga:  Sosok Yono Jehanu: Pemimpin "Petarung" dari Batu Cermin, Bangun Kantor Pakai Uang Pribadi hingga Hidupkan Tarkam

Suasana pertemuan tersebut jauh dari kesan formal. Di atas meja kayu di hadapan mereka, tersaji beberapa gelas kopi dan piring kecil berisi penganan lokal khas daerah setempat.

Foto ketiganya bermula dari unggahan akun Facebook (FB) Novri Novri. Ia menyebut ketiganya sebagai tokoh pemuda yang menggetarkan panggung politik Manggarai Barat.

“Tiga tokoh Pemuda (Pak Yono, pak Rikar, Pak Mario) yang menggetarkan panggung politik Manggarai Barat #fototermahal2026,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Senada dengan itu, akun Engel Elvent juga memberikan komentar singkat. Ia menyebut potret tersebut sebagai “Termahal tahun ini.”

Istilah “termahal” yang disematkan publik diduga kuat merujuk pada bobot politik yang dimiliki ketiga figur ini di Bumi Komodo.

Baca Juga:  "Saya Tidak Ada Niat", Ujar Ketua PSSI Mabar Usai Pelatih Komodo United Pukul Wasit

Mario dan Richard dikenal sebagai pasangan petarung dalam Pilkada 2024 lalu dengan rivalnya Edistasius Endi-Yulianus Weng (Edi-Weng).

Sementara Yono Jehanu merupakan tokoh muda yang dikenal seolah tidak pernah kehabisan energi untuk membagi waktunya antara urusan birokrasi, sepak bola, dan kegiatan sosial.

Selain menjabat sebagai Kades Batu Cermin, saat ini Yono juga sebagai Ketua PSSI Manggarai Barat.

Munculnya foto ini di tengah masih lamanya masa transisi kepemimpinan daerah memicu spekulasi liar di tengah masyarakat.

Publik mulai menebak-nebak arah koalisi menuju kontestasi politik mendatang.

Banyak yang menilai, pertemuan di Lembor Selatan ini adalah sinyal lahirnya poros kekuatan baru yang siap menantang dominasi lama di Manggarai Barat.

Meskipun terlihat seperti obrolan santai di meja kopi, jabat tangan erat dan tawa lepas ketiganya dianggap sebagai pesan subliminal tentang kesolidan mereka.

Baca Juga:  Cegah Konflik, Mario Pranda Ingatkan Pusat Tak Bebankan Lahan Koperasi ke Desa

Hingga artikel ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari ketiga tokoh tersebut mengenai isi pembicaraan dalam pertemuan “mahal” itu.

Namun yang pasti, unggahan tersebut telah berhasil merubah arah perbincangan di warung-warung kopi, dari sekadar isu sosial menjadi spekulasi politik.

Catatan Redaksi:

Artikel di atas merupakan bagian dari Edisi Deskriptif Redaksi bajoupdate.com. Konten ini disusun berdasarkan pengamatan visual dan analisis terhadap fenomena unggahan yang viral di media sosial, serta diskursus yang berkembang di ruang publik. Tulisan ini disajikan sebagai bentuk catatan peristiwa dan bukan merupakan hasil wawancara langsung dengan tokoh-tokoh yang bersangkutan. Seluruh interpretasi politik yang tertuang merupakan representasi dari opini yang beredar di tengah masyarakat.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Lulus Kedokteran 3 Tahun di Tengah Kesibukan Aksi Demonstrasi, Fathimah Azzahra Tuai Apresiasi
Kisah Inspiratif Ibe: Penjual Durian di Manggarai Barat Jadi Kades Suka Kiong
Mengenal Sukarman Cakades Golo Mori Nomor Urut Satu
Sukarman Maju Pilkades Golo Mori: Siap Berdayakan Petani, Nelayan hingga UMKM Lokal
Cakades Golo Mori Sukarman Tegaskan Keluarga Lebih Tinggi dari Politik
Siprianus Towan di Pilkades Bangka Lao: Saya Maju Mengabdi, Bukan Cari Jabatan
Berdiri Paling Tegar di Atas Kaki yang Tertatih: Kisah Siprianus Menjadi Jembatan Harapan Korban Gempa
Jejak Kemanusiaan di Pelosok Manggarai Barat: Saat Polisi Merawat Luka Penyintas Gempa

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:26

Kisah Inspiratif Ibe: Penjual Durian di Manggarai Barat Jadi Kades Suka Kiong

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37

Mengenal Sukarman Cakades Golo Mori Nomor Urut Satu

Jumat, 25 September 2026 - 19:34

Sukarman Maju Pilkades Golo Mori: Siap Berdayakan Petani, Nelayan hingga UMKM Lokal

Jumat, 25 September 2026 - 12:30

Cakades Golo Mori Sukarman Tegaskan Keluarga Lebih Tinggi dari Politik

Rabu, 23 September 2026 - 16:00

Siprianus Towan di Pilkades Bangka Lao: Saya Maju Mengabdi, Bukan Cari Jabatan

Berita Terbaru