Sosok Yono Jehanu: Pemimpin “Petarung” dari Batu Cermin, Bangun Kantor Pakai Uang Pribadi hingga Hidupkan Tarkam

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Batu Cermin, Marianus Yono Jehanu sekaligus Ketua PSSI Manggarai Barat.

Kepala Desa Batu Cermin, Marianus Yono Jehanu sekaligus Ketua PSSI Manggarai Barat.

LABUAN BAJO – Di tengah dinamika pembangunan Labuan Bajo, nama Marianus Yono Jehanu atau yang akrab disapa Om Yono muncul sebagai figur pemimpin yang unik dan penuh totalitas.

Kepala Desa Batu Cermin ini tak hanya dikenal sebagai pejabat desa, namun juga sebagai sosok yang rela berkorban demi martabat desa dan masa depan generasi muda.

Salah satu prestasi monumental yang membekas di hati warga adalah pembangunan Kantor Desa Batu Cermin.

Gedung yang kini berdiri megah dan representatif itu menjadi saksi bisu pengabdiannya yang tak tanggung-tanggung.

Kades Yono diketahui rela mengeluarkan dana dari kocek pribadinya untuk memastikan pembangunan kantor tersebut tuntas dan layak digunakan.

Baginya, kantor desa adalah wajah pelayanan masyarakat yang harus memberikan kenyamanan dan kebanggaan bagi warga.

Kantor Desa Batu Cermin yang baru.

Namun, pengabdian Yono tidak berhenti di urusan administrasi pemerintahan semata.

Baca Juga:  Menakar Makna Jabat Tangan Mario-Richard dan Yono, Pengguna FB: 'Foto Termahal 2026'

Darah olahraganya mengalir deras, terutama dalam kecintaannya pada dunia si kulit bundar.

Kini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Manggarai Barat, Yono membawa semangat baru bagi dunia sepak bola lokal.

Menariknya, ia bukan tipe pemimpin yang hanya duduk di balik meja atau sekadar hadir di laga-laga elit.

Yono dikenal sangat aktif mendukung setiap gelaran turnamen sepak bola antar kampung (Tarkam), baik di tingkat desa maupun kecamatan.

Setiap kali ada laga Tarkam, sosok Yono hampir selalu hadir memberikan dukungan, baik secara moral maupun materiil bagi panitia dan para pemain.

Ia meyakini bahwa dari lapangan-lapangan kecil di pelosok desa inilah, bibit-bibit pemain besar Manggarai Barat akan lahir.

Marianus Yono Jehanu selalu aktif mendukung dalam setiap gelaran turnamen sepak bola antar kampung, desa dan kecamatan di Manggarai Barat.

Kehadirannya di tengah keriuhan suporter Tarkam menunjukkan kedekatannya yang tanpa sekat dengan masyarakat arus bawah.

Baca Juga:  'Kami Tak Ingin Kecolongan': Detik-detik Polisi Bekuk Pembawa Sabu di Pelabuhan Labuan Bajo

Di sisi lain, jiwa humanis Yono juga terus terpancar melalui berbagai aksi kemanusiaan yang nyata.

Seperti yang diberitakan media ini sebelumnya, Kades Yono kembali menunjukkan kepeduliannya dengan membantu seorang anak bernama Geri.

Tanpa menunggu lama, Yono turun tangan langsung menyatakan kesanggupannya untuk membiayai sekolah Geri ke jenjang SMA, lantaran sebelumnya Geri sempat terhenti.

Geri mengaku ingin melanjutkan sekolah ke SMK Negeri 1 Komodo dengan mengambil jurusan Tata Boga agar bisa membantu ekonomi keluarga.

Sumber Gambar : Tangkapan layar Facebook “Kades Myj Batu Cermin (Om Yono)”

Tak hanya soal pendidikan Geri, Kades Yono juga memberikan solusi bagi kakak Geri yang saat ini belum memiliki pekerjaan tetap agar bisa bekerja di kantornya.

Geri, yang bercita-cita ingin menjadi polisi ini, sebelumnya juga sempat viral saat bertemu dengan politisi nasional Deddy Mulyadi (KDM) di Labuan Bajo.

Baca Juga:  Dugaan Surat Adat Palsu di Labuan Bajo, Bareskrim Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kunci

Saat itu, KDM yang tengah melintas tak sengaja bertemu Geri dan memberikan bantuan uang tunai agar remaja tersebut bisa terus melanjutkan sekolahnya.

Bagi warga Batu Cermin, aksi sosial seperti ini bukanlah hal baru bagi sang kades.

Ia seringkali menjadi orang pertama yang hadir saat warganya mengalami kesulitan kesehatan atau masalah sosial lainnya.

Marianus Yono Jehanu selalu silaturahmi dengan masyarakat, bukan hanya di desanya sendiri melainkan desa-desa lain di Manggarai Barat.

Yono seolah tidak pernah kehabisan energi untuk membagi waktunya antara urusan birokrasi, sepak bola, dan kegiatan sosial.

Kepemimpinannya adalah kombinasi antara ketegasan seorang manajer dan kelembutan hati seorang pelayan masyarakat.

Kini, di bawah nakhodanya sebagai Ketua PSSI Mabar, publik menaruh harapan besar agar sepak bola Manggarai Barat bisa terbang lebih tinggi.

Setiap ada pekerjaan di wilayah yang dipimpinnya, Yono selau turun lapangan dan ikut terlibat dalam mengerjakan sesuatu terutama terkait infrastruktur hingga kebersihan lingkungan desa.

Marianus Yono Jehanu telah membuktikan bahwa jabatan adalah ladang pengabdian yang tak terbatas pada aturan formal.

Kerja nyata, pengorbanan pribadi, dan kepedulian pada sesama telah menjadikannya sosok pemimpin muda yang inspiratif di bumi komodo.

Jejak langkahnya di Desa Batu Cermin dan lapangan hijau akan terus menjadi cerita tentang kepemimpinan yang melayani dengan hati.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Verry Klau Kaget Lagu “Lu Kenal Veronika Ko” Viral: Musiknya dari Kecerdasan Buatan
Menakar Makna Jabat Tangan Mario-Richard dan Yono, Pengguna FB: ‘Foto Termahal 2026’
Ino Peni: Dari Juru Parkir ke Pucuk PAN

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:31

Verry Klau Kaget Lagu “Lu Kenal Veronika Ko” Viral: Musiknya dari Kecerdasan Buatan

Minggu, 5 April 2026 - 23:03

Menakar Makna Jabat Tangan Mario-Richard dan Yono, Pengguna FB: ‘Foto Termahal 2026’

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:53

Sosok Yono Jehanu: Pemimpin “Petarung” dari Batu Cermin, Bangun Kantor Pakai Uang Pribadi hingga Hidupkan Tarkam

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:13

Ino Peni: Dari Juru Parkir ke Pucuk PAN

Berita Terbaru

Suasana ruang sidang saat sidang perkara tindak pidana kecelakaan KLM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar dimulai pukul 11.49 Wita, Kamis 12 Maret 2026, di Pengadilan Negeri Labuan Bajo. (FOTO—Fons Abun).

Hukum & Kriminal

Sidang Vonis Tragedi Kapal Putri Sakinah Digelar Pekan Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:18

Saat relawan mengunjungi rumah Salmawati
di Dusun Nanga Na'e, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat,  Kabupaten Manggarai Senin 18 Mei 2026. Mereka membawa bantuan sembako.

Suara Warga

Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:39