Ketua FKUB Manggarai Barat: Jangan Ada Nada Keras, Jadikan Labuan Bajo Rumah Perdamaian

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FKUB Manggarai Barat, RD. Richard Manggu.

Ketua FKUB Manggarai Barat, RD. Richard Manggu.

LABUAN BAJO – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Manggarai Barat mengeluarkan himbauan penting menjelang rentetan perayaan besar keagamaan yang jatuh dalam waktu berdekatan.

Ketua FKUB Manggarai Barat, RD. Richard Manggu, mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat persaudaraan di tengah keberagaman yang ada.

Adapun perayaan yang akan dirayakan dalam waktu dekat meliputi Hari Rabu Abu bagi umat Katolik, Tahun Baru Imlek bagi umat Konghucu, serta ibadah puasa Ramadan bagi umat Muslim.

“Momentum ini menjadi pengingat bahwa keberagaman adalah anugerah yang memperkaya kehidupan bersama,” ujar RD. Richard Manggu dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Senin 16 Februari 2026.

Baca Juga:  DPRD Mabar Gelar RDP Soal Listrik Dusun Pau, Warga Merasa Tertipu Vendor, PLN Diminta Bertanggung Jawab

Ia menekankan bahwa setiap perayaan membawa pesan moral yang luhur, mulai dari pertobatan, rasa syukur, hingga pengendalian diri dan solidaritas sosial.

Sebagai kota pariwisata super premium, RD. Richard berharap masyarakat Labuan Bajo terus menghidupi semangat “Persekutuan Sinergis: Berjalan Bersama, Diutus Bersama”.

Hal ini, menurutnya, merupakan panggilan untuk menjadi teladan hidup rukun serta menjaga keutuhan alam ciptaan Tuhan.

Terkait potensi gesekan antarwarga, RD. Richard mengutip pesan Santo Agustinus agar masyarakat tidak memutus hubungan atau berbicara dengan nada keras saat menegur.

“Kami mendorong kita untuk mau mendengarkan dan, sejauh mungkin, membuka diri untuk memahami alasan-alasan pihak lain,” tegasnya.

Baca Juga:  ITDC Salurkan Ribuan Paket Bantuan Ramadan di Tiga Kawasan Pariwisata Utama

Ia pun memimpikan setiap komunitas di Labuan Bajo menjadi sebuah “rumah perdamaian” yang mampu meredakan permusuhan melalui dialog dan pengampunan.

Tak hanya soal hubungan antarmanusia, Ketua FKUB juga menyoroti kondisi ekologis Labuan Bajo yang mulai memprihatinkan.

Ia menyentil masalah sampah dan eksploitasi sumber daya berlebihan yang disebutnya sebagai bentuk “tirani atas ciptaan”.

“Alam itu sendiri terkadang direduksi menjadi alat tawar-menawar, komoditas yang dapat ditukar dengan keuntungan ekonomi atau politik,” kritiknya tajam.

RD. Richard mengingatkan bahwa kerusakan alam akan merugikan masyarakat lokal dan merusak stabilitas sosial di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Baca Juga:  Anti-Ribet dan Transparan, Cara Darren Wisata Komodo Gaet Wisatawan ke Labuan Bajo

Ia mengajak warga kembali ke mandat Kitab Suci untuk ‘mengolah dan memelihara’ taman dunia, sebagaimana tertuang dalam Kejadian 2:15.

“Kerukunan tidak hanya berlaku untuk sesama manusia, tetapi mencakup seluruh tatanan penyangga kehidupan manusia itu sendiri,” tambahnya.

Mengakhiri himbauannya, RD. Richard menegaskan bahwa kerukunan adalah komitmen bersama, bukan sekadar tanggung jawab tokoh agama atau pemerintah.

Ia berharap rangkaian perayaan keagamaan tahun ini membawa berkat dan mempererat persaudaraan masyarakat sebagai satu kesatuan yang inklusif dan bermartabat.

“Kesadaran akan kelemahan diri mendorong manusia untuk bekerja bersama. Dua orang lebih baik daripada satu karena mereka saling menolong,” tutupnya.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dilantik Muhaimin, Sewargading Ditarget Bawa PKB Manggarai Barat Menang di 2029
Kronologi Kecelakaan Pikap vs Xpander di Labuan Bajo, Tak Ada Korban Jiwa
Kesbangpol Manggarai Barat Kirim Dua Wakil Paskibraka ke Kupang, Ini Tahapannya
Workshop Bambu Masuk Sekolah Warnai Peringatan Hari Anak Nasional di Nagekeo
Kecelakaan Xpander vs Pikap di Merombok, Korban Dilarikan ke RS
Jaringan Apotek K-24 Ekspansi ke Labuan Bajo
Dua Tahun BERES KIS: Siasat Puskesmas Lawir Atasi Penundaan Berobat Warga di 11 Desa
PDAM Wae Mbeliling Pastikan Suplai Air Parapuar Penuhi Standar Pariwisata

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 15:43

Dilantik Muhaimin, Sewargading Ditarget Bawa PKB Manggarai Barat Menang di 2029

Senin, 27 Juli 2026 - 12:55

Kesbangpol Manggarai Barat Kirim Dua Wakil Paskibraka ke Kupang, Ini Tahapannya

Senin, 27 Juli 2026 - 09:01

Workshop Bambu Masuk Sekolah Warnai Peringatan Hari Anak Nasional di Nagekeo

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19

Kecelakaan Xpander vs Pikap di Merombok, Korban Dilarikan ke RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:06

Jaringan Apotek K-24 Ekspansi ke Labuan Bajo

Berita Terbaru