Siapa Pelapor Dugaan Korupsi Rp 28 M KPU Manggarai Barat? Ini Kata Kejari

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor KPU Manggarai Barat (Dok—Bajoupdate)

Kantor KPU Manggarai Barat (Dok—Bajoupdate)

LABUAN BAJO — Berawal dari adanya laporan yang ditindaklanjuti, Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat kini resmi mengusut dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 senilai kurang lebih Rp28 miliar. Dana tersebut dikelola oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Manggarai Barat, M. Ahega Wikantra membeberkan, pengusutan dugaan korupsi dana hibah tersebut murni bermula dari sebuah laporan.

“Tentu kalau petunjuk awal berawal dari adanya laporan. Dari laporan itu kemudian kami tindak lanjuti,” kata pria yang akrab disapa Hega tersebut di Kantor Kejari Manggarai Barat, Selasa (8/9/2026) malam.

Baca Juga:  Kejari Mabar Buka Suara soal Alotnya Kasus Korupsi Dana Hibah KPU Rp 28 M

Hega menjelaskan, dari laporan awal tersebut, pihak kejaksaan bergerak memanggil sejumlah pihak untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. Fakta-fakta yang dikumpulkan dari pemeriksaan awal tersebut pada akhirnya menguatkan keyakinan penyidik.

“Dari hasil pemeriksaan-pemeriksaan tersebut, dugaan itu kami yakini merupakan suatu peristiwa pidana,” tegas Hega.

Berbekal keyakinan dan bukti awal yang kuat, Kejari Manggarai Barat resmi menaikkan status perkara ini dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.

Peningkatan status tertuang dalam Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Nomor Print 316/N.3.24/Fd.2/08/2026 tertanggal 31 Agustus 2026.

Sebagai langkah progresif di tahap penyidikan, tim penyidik langsung menggeledah kantor KPU Manggarai Barat pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Baca Juga:  Ultimatum Kadis PK NTT: Kembalikan Dana PIP Siswa Golo Mori yang Disunat Guru!

“Ruangan-ruangan yang digeledah itu meliputi ruang komisioner, sekretaris, bendahara, ruang administrasi, serta ruang arsip,” papar Hega.

Dalam penggeledahan yang telah mendapat izin dari Pengadilan Negeri Labuan Bajo tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen krusial.

Dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan dana hibah itu kini tengah dipelajari dan dianalisis secara mendalam oleh tim jaksa.

Analisis barang bukti ini krusial untuk menemukan alat bukti baru demi menetapkan pihak yang paling bertanggung jawab sebagai tersangka.

Lebih jauh, Hega membeberkan bahwa pada tahap penyelidikan sebelumnya, kejaksaan setidaknya telah memeriksa sekitar 76 orang saksi.

Baca Juga:  Fraksi Harapan Baru Tagih PLN: Dekat Gardu Kok Masih Gelap?

Para saksi tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari komisioner, staf KPU, hingga para pemangku kepentingan terkait.

Mengingat kasus telah naik ke penyidikan, para saksi ini kemungkinan besar akan kembali dipanggil.

Sementara itu, terkait penghitungan kerugian keuangan negara secara pasti, pihak Kejari menyatakan hal tersebut akan disusulkan dengan melibatkan instansi auditor yang berwenang seiring berjalannya penyidikan.

“Di tahap penyidikan ini tujuannya jelas, mencari. Kita mencari dari bukti-bukti untuk menentukan tersangkanya,” pungkas Hega.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari
Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa
Modus COD iPhone di Hotel Mewah Labuan Bajo, Buronan ‘King Rafly’ Diciduk
Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:21

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:36

Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:03

Modus COD iPhone di Hotel Mewah Labuan Bajo, Buronan ‘King Rafly’ Diciduk

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Berita Terbaru