LABUAN BAJO– Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat terus memperkuat komitmen transparansi institusi dengan merangkul Generasi Z sebagai mitra pengawas kinerja kepolisian.
Melalui Satuan Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam), Polri melakukan aksi jemput bola ke SMK Stella Maris Labuan Bajo, Senin (09/03/2026) siang.
Kedatangan personel Propam ini bertujuan memperkenalkan sistem digital Barcode Pengaduan Masyarakat Online kepada ratusan pelajar di sekolah tersebut.
Langkah inovatif ini merupakan bagian dari transformasi digital Polri guna memastikan setiap tindakan personel di lapangan tetap berada dalam koridor hukum.

Sosialisasi yang digelar di Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat ini menyasar pelajar sebagai agen perubahan dalam pengawasan kinerja kepolisian.

Plh. Kasi Propam Polres Manggarai Barat, IPTU Yostan A. Lobang, 11menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga marwah institusi Polri.
“Kami datang ke sini untuk mengetuk kepedulian adik-adik,” ujar IPTU Yostan di hadapan para siswa yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa transformasi digital saat ini memungkinkan siapa saja untuk menjadi pengawas bagi perilaku anggota Polri di lapangan.
Dalam paparannya, IPTU Yostan menyebut teknologi Barcode dirancang untuk memangkas birokrasi yang selama ini dianggap rumit oleh masyarakat.
Masyarakat cukup memindai kode QR melalui ponsel pintar untuk langsung terhubung dengan sistem pengaduan online Propam Polri.
“Silakan gunakan aplikasi Barcode Pengaduan Masyarakat Propam Polri. Ini adalah jalur cepat bagi Anda untuk bersuara,” tegas IPTU Yostan.
Meskipun mengedepankan digitalisasi, Polri tetap menyediakan jalur konvensional bagi warga yang memiliki keterbatasan akses teknologi.
Bagi warga yang tidak memiliki ponsel Android, pintu ruang Propam Polres Manggarai Barat selalu terbuka untuk laporan secara fisik.
Terkait keamanan identitas, IPTU Yostan memberikan jaminan penuh terhadap keselamatan para pelapor yang memberikan informasi.
Masyarakat diminta tidak ragu melapor jika menemukan oknum anggota Polri yang bertindak tidak sesuai aturan.
“Propam Polres Manggarai Barat menjamin kerahasiaan identitas pelapor demi melindungi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Surat Telegram Kapolri berdasarkan evaluasi kinerja Divisi Propam Polri.
Langkah tersebut diambil untuk memastikan seluruh jajaran kepolisian bekerja sesuai dengan etika profesi dan standar operasional.
Polres Mabar berharap melalui langkah jemput bola ini, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dapat terus meningkat.
Dengan keterlibatan generasi muda, pengawasan terhadap anggota kepolisian diharapkan menjadi lebih tajam, transparan, dan akuntabel.
Penulis : Fons Abun
Editor : Redaksi






