Kesbangpol Manggarai Barat Kirim Dua Wakil Paskibraka ke Kupang, Ini Tahapannya

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juliani Lujud Bataona (kanan), Gabriel Prayoga Kantur (kiri) didampingi Staf Kesbangpol sekaligus Admin Paskibraka Manggarai Barat, Tarsisius Fribo. (FOTO/Fons Abun)

Juliani Lujud Bataona (kanan), Gabriel Prayoga Kantur (kiri) didampingi Staf Kesbangpol sekaligus Admin Paskibraka Manggarai Barat, Tarsisius Fribo. (FOTO/Fons Abun)

LABUAN BAJO — Dua pelajar asal Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026.

Keduanya dijadwalkan segera diberangkatkan ke Kota Kupang untuk mengikuti pemusatan latihan.

Mereka adalah Juliani Lujud Bataona, siswi SMKN 1 Labuan Bajo, dan Gabriel Prayoga Kantur, siswa SMK St Ignasius Loyola.

Staf Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sekaligus Admin Paskibraka Manggarai Barat, Tarsisius Fribo, menyebut pembatasan jumlah peserta merupakan ketetapan dari provinsi.

“Untuk kuota ke provinsi itu, aturannya dari provinsi, cuma dua orang saja dari setiap kabupaten,” kata Tarsisius di Labuan Bajo, Senin (27/7/2026).

Baca Juga:  Film 'Pesta Babi' Tuai Perdebatan, Tokoh Adat Labuan Bajo Ingatkan Bahaya Provokasi di Media Sosial

Tarsisius menjelaskan, proses rekrutmen di Manggarai Barat berjalan ketat karena sepenuhnya merujuk pada regulasi Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP).

Tahapan seleksi mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) secara daring, disusul tes kesehatan, kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga tes kepribadian.

“Peserta yang dikirim ini sudah sesuai ketentuan dan meraih poin terbaik dari hasil semua seleksi tersebut,” ujar Tarsisius yang sudah dua tahun menjabat sebagai admin Paskibraka daerah.

Baca Juga:  Manggarai: Harmoni di Balik Kabut Flores

Proses penjaringan kandidat dilakukan dengan metode jemput bola. Pihak Kesbangpol turun langsung ke sekolah-sekolah untuk mencari pelajar yang memiliki potensi.

Setelah kandidat terkumpul, tim seleksi dari tingkat provinsi datang langsung ke kabupaten untuk menguji kemampuan fisik, kesehatan, dan baris-berbaris para peserta.

Kualitas perwakilan Manggarai Barat tahun ini cukup teruji. Juliani Lujud Bataona, misalnya, sempat menembus dan mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional di Jakarta, meski akhirnya belum lolos ke Istana Negara.

Baca Juga:  Rumah Ludes Terbakar, Polisi Tegaskan Bukan Imbas Keributan Pesta Sekolah

Pihak Kesbangpol berharap kedua pelajar ini mampu tampil optimal selama bertugas di ibu kota provinsi.

“Karena mereka ini membawa nama kabupaten, maka apa yang menjadi kemampuan mereka harus ditunjukkan yang terbaik di provinsi,” kata Tarsisius.

Ia juga menaruh harapan agar Gabriel dan Juliani mampu mencatat prestasi menonjol selama di Kupang.

“Harapannya, di tingkat provinsi nanti mereka bisa dipilih menjadi yang terbaik dari sekian banyak perwakilan kabupaten yang diutus,” pungkasnya.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari
Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa
Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:21

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:36

Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26

Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar

Berita Terbaru