PWMB Sebut Aturan Media Pemda Mabar Amburadul, Desak Bupati Pecat Kadis Pariwisata

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO – Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) menyatakan sikap tegas menolak aturan sepihak yang dibuat Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat terkait regulasi kerja media di wilayah tersebut.

PWMB menilai aturan tersebut cacat prosedur dan berpotensi membungkam kebebasan pers di Labuan Bajo.

Ketua PWMB, Marselis Mbipi Jepa Jome atau yang akrab disapa Sello Jome, menegaskan pihaknya menghargai upaya menjaga profesionalisme jurnalis, namun harus dilakukan dengan cara yang obyektif.

“Semua upaya baik itu perlu disampaikan dengan cara yang baik juga dengan tutur kata dan bahasa atau penyampaian yang berangkat dari cara berpikir yang obyektif,” ujar Sello Jome dalam pernyataan resminya.

PWMB menyoroti keganjilan surat hasil rapat yang mengatur syarat media namun ditandatangani oleh Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan, bukan Dinas Kominfo.

Baca Juga:  BKH: Jangan Sebarkan Hoaks, Kebohongan yang Dianggap Benar Itu Sangat Berbahaya

Menurut Sello, hal ini menunjukkan Pemda Mabar tidak memahami tugas dan fungsi dinasnya sendiri. Ia bahkan menyentil kinerja Dinas Pariwisata yang dinilai belum maksimal menangani persoalan di Labuan Bajo.

“Amburadulnya penataan pariwisata di Labuan Bajo saat ini belum diperhatikan atau ditangani secara maksimal. Salah satu contohnya, kecelakaan yang berakibat pada meninggalnya wisatawan hampir terjadi setiap tahun,” kritiknya.

Terkait syarat memiliki kantor tetap, PWMB balik mengkritik Pemda Mabar yang faktanya masih banyak memiliki instansi yang berkantor di gedung kontrak atau berpindah-pindah.

Baca Juga:  Rumah BUMN Labuan Bajo Gandeng Damkar Gelar Sosialisasi Tanggap Bencana bagi UMKM

PWMB juga menolak keras poin 8 dalam surat tersebut yang mengharuskan koordinasi langsung dengan Kepala Dinas terkait urusan media dan pers.

“Ini jelas-jelas salah satu bentuk pembungkaman kebebasan pers. Apakah kalau ada bencana alam atau kelaparan di desa, media harus berkoordinasi dengan kepala dinas?” tegas Sello.

Poin lain yang digugat adalah kewajiban media memiliki NIB. PWMB menilai pemerintah terlalu jauh mencampuri urusan dapur redaksi yang tidak menjamin kapasitas jurnalis di lapangan.

Atas dasar itu, PWMB mengeluarkan tuntutan keras kepada Bupati Manggarai Barat untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Kami mendesak Bupati Manggarai Barat untuk segera memenuhi prosedur dan tahapan pemecatan kepada Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan, pemecatan sebagai ASN dan otomatis sebagai kepala dinas,” tulis pernyataan tersebut.

Baca Juga:  Turis Jepang Dilecehkan di Spa Labuan Bajo, Kasus Berakhir Lewat Jalur Adat

Selain itu, PWMB mendesak evaluasi kinerja Kepala Dinas Kominfo serta Kepala Bagian Humas dan Protokoler.

PWMB berjanji akan terus melawan segala bentuk upaya pengkerdilan terhadap kerja-kerja jurnalis di Manggarai Barat.

KETUA PWMB
Marselis Mbipi Jepa Jome (Sello Jome)

Nama Anggota PWMB:

Servantinus Mammilianus

Yoflan Bagang

Acik Wesa

Hans Bataona

Yoseph Mario Antagnoni

Milan Kolbe

Alfon Abun

Peter Arifin

Siprianus Robby

Pedy Pati

Peppy Kurniawan

Gecio Viana

Andre Durung

Epy Wahab

Petrus Gonzales

Ambros Ardin

Nansi Taris

Gerasimos Satria

Hamid

Vera Bahali

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Buntut Tewasnya Dua Turis Austria, DPRD Desak Evaluasi Total Pariwisata Labuan Bajo
Tembus 28.9 Km/Liter, Toyota Veloz Hybrid EV 2026 Resmi Mengaspal di Labuan Bajo
Polisi Periksa Kelayakan Infrastruktur Usai Dua Turis Tewas di Cunca Wulang
Dua Turis Austria Tewas di Manggarai Barat, Pemerintah Daerah Evaluasi Total Destinasi Wisata
Ratusan Keluarga Terpisah akibat Mutasi, Mario Pranda Tulis Surat Terbuka untuk Uskup
Tak Hanya “Satu Produk”, SMKN 3 Komodo Pamerkan Ragam Karya di Usia ke-6
Jembatan Vital di Boleng Putus, Wakil Rakyat Akui Anggaran Infrastruktur Anjlok
Petaka Krisis Elpiji di Labuan Bajo, Politisi NasDem: Pusat Jangan Anggap Enteng!

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:19

Buntut Tewasnya Dua Turis Austria, DPRD Desak Evaluasi Total Pariwisata Labuan Bajo

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:33

Tembus 28.9 Km/Liter, Toyota Veloz Hybrid EV 2026 Resmi Mengaspal di Labuan Bajo

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:57

Polisi Periksa Kelayakan Infrastruktur Usai Dua Turis Tewas di Cunca Wulang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:26

Dua Turis Austria Tewas di Manggarai Barat, Pemerintah Daerah Evaluasi Total Destinasi Wisata

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:46

Ratusan Keluarga Terpisah akibat Mutasi, Mario Pranda Tulis Surat Terbuka untuk Uskup

Berita Terbaru

Kepolisian menyelidiki dugaan kelalaian pidana usai dua wisatawan asal Austria tewas terjatuh dari jembatan gantung yang rapuh di kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Hukum & Kriminal

Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Polisi Telah Periksa 5 Saksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:37