BORONG — Aliansi Mahasiswa Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap bencana longsor di Kabupaten Manggarai Timur, NTT.
Para mahasiswa ini menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda.
Aksi solidaritas ini dilaksanakan sejak tanggal 27 Januari hingga 02 Februari 2026 sebagai bentuk tanggung jawab moral.
Bantuan yang diserahkan berupa sejumlah uang tunai untuk membantu kebutuhan mendesak para korban.
Koordinator Lapangan, Alfred Ten, menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk empati atas duka yang dirasakan warga.
“Bencana longsor yang menimpa Desa Goreng Meni adalah duka kita bersama,” ujar Alfred Ten, Rabu 11 Februari2026.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memicu semangat para korban untuk segera bangkit dari masa sulit.
“Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban korban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” tambahnya.

Proses penyerahan bantuan berlangsung pada Selasa (10/02/2026) di lokasi terdampak.
Perwakilan mahasiswa, Marcelinus Yanuari, menyerahkan langsung donasi tersebut kepada Konradus Lasa, salah satu korban longsor.
Penyerahan bantuan ini disaksikan langsung oleh Kepala Desa Goreng Meni, Aleks Talis, untuk memastikan transparansi.
Kepala Desa Aleks Talis mengaku terharu dengan inisiatif yang dilakukan oleh para mahasiswa asal Makassar tersebut.
“Kami sangat terharu sekali atas bantuan donasi yang adik-adik mahasiswa berikan,” ungkap Aleks Talis.
Menurutnya, aksi ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat.
“Semoga suatu saat adik-adik mahasiswa bisa berkunjung kembali atau melakukan kegiatan di desa kami,” harapnya.
Rasa syukur juga datang dari Konradus Lasa selaku penerima manfaat yang merasa sangat terbantu.
“Terima kasih banyak kepada mahasiswa Unpanti. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi sulit,” tutur Konradus.
Aliansi Mahasiswa Unpacti Makassar berharap aksi ini menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk terus memupuk solidaritas kemanusiaan.
Penulis : Alfredo R. Ten
Editor : Fons Abun






