Tertimbun Sejak Kamis, Jasad Lusia Resen Berhasil Dievakuasi dari Material Longsor di Lambaleda

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu orang jenazah ditemukan tertimbun material longsor pada Senin (26/01/2026) pagi. (SUMBER FOTO: Basarnas Maumere)

Satu orang jenazah ditemukan tertimbun material longsor pada Senin (26/01/2026) pagi. (SUMBER FOTO: Basarnas Maumere)

Borong – Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil dalam pencarian hari keempat terhadap korban bencana tanah longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur.

Satu orang jenazah ditemukan tertimbun material longsor pada Senin (26/01/2026) pagi. Korban merupakan satu dari dua orang yang dilaporkan hilang sejak bencana terjadi pada 22 Januari 2026 lalu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman mengonfirmasi penemuan tersebut setelah menerima laporan dari personel di lapangan.

Baca Juga:  Bentuk Pasukan di 12 Kecamatan, PAN Mabar Siap Bertarung Habis-habisan di Pemilu 2029

“Kami menerima informasi dari Tim SAR yang berada di lapangan bahwa telah ditemukan nya 1 orang jenazah, yang tertimbun longsoran dan langsung Tim SAR Gabungan melakukan mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat,” terang Fathur Rahman.

Evakuasi dilakukan agar pihak Puskesmas dan Inafis Polres Manggarai Timur dapat segera melakukan proses identifikasi terhadap jenazah tersebut.

Berdasarkan hasil identifikasi medis dan kepolisian, identitas jenazah tersebut telah dipastikan oleh pihak berwenang.

“Identifikasi jenazah korban dilakukan oleh pihak puskesmas dan Inafis Polres Manggarai Timur dengan hasil yang di lakukan yaitu korban bernama Lusia Resen dengan umur 54 Tahun,” ucap Fathur kembali.

Baca Juga:  Wabup Tarsi Puji Ketangguhan Tim Gabungan di Lokasi Longsor Goreng Meni

Meski satu korban telah ditemukan, tugas Tim SAR Gabungan belum usai. Saat ini, petugas masih berupaya keras menyisir lokasi untuk menemukan satu korban lainnya yang masih tertimbun.

Fathur menegaskan bahwa operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Baca Juga:  Duka Goreng Meni, Mahasiswa Unpacti Makassar Kirim ‘Sentuhan Kasih’ untuk Korban Longsor

“Kini Tim SAR Gabungan pun melanjutkan kembali pencarian terhadap 1 orang korban yang masih terkubur, yang dimana harus segera di temukan serta di evakuasi oleh Tim SAR Gabungan,” lanjutnya.

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan fluktuatif, namun hal tersebut tidak menyurutkan komitmen tim di lapangan.

“Meskipun cuaca yang tidak menentu, serta hambatan yang terjadi dilapangan, ini tidak mengurangi semangat dan menggoyahkan kami untuk terus melakukan pencarian kembali, hingga 1 korban terakhir ditemukan,” pungkas Fathur.

Penulis : Alfredo R. Ten

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17