Borong – Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil dalam pencarian hari keempat terhadap korban bencana tanah longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur.
Satu orang jenazah ditemukan tertimbun material longsor pada Senin (26/01/2026) pagi. Korban merupakan satu dari dua orang yang dilaporkan hilang sejak bencana terjadi pada 22 Januari 2026 lalu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman mengonfirmasi penemuan tersebut setelah menerima laporan dari personel di lapangan.
“Kami menerima informasi dari Tim SAR yang berada di lapangan bahwa telah ditemukan nya 1 orang jenazah, yang tertimbun longsoran dan langsung Tim SAR Gabungan melakukan mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat,” terang Fathur Rahman.
Evakuasi dilakukan agar pihak Puskesmas dan Inafis Polres Manggarai Timur dapat segera melakukan proses identifikasi terhadap jenazah tersebut.
Berdasarkan hasil identifikasi medis dan kepolisian, identitas jenazah tersebut telah dipastikan oleh pihak berwenang.
“Identifikasi jenazah korban dilakukan oleh pihak puskesmas dan Inafis Polres Manggarai Timur dengan hasil yang di lakukan yaitu korban bernama Lusia Resen dengan umur 54 Tahun,” ucap Fathur kembali.
Meski satu korban telah ditemukan, tugas Tim SAR Gabungan belum usai. Saat ini, petugas masih berupaya keras menyisir lokasi untuk menemukan satu korban lainnya yang masih tertimbun.
Fathur menegaskan bahwa operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.
“Kini Tim SAR Gabungan pun melanjutkan kembali pencarian terhadap 1 orang korban yang masih terkubur, yang dimana harus segera di temukan serta di evakuasi oleh Tim SAR Gabungan,” lanjutnya.
Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan fluktuatif, namun hal tersebut tidak menyurutkan komitmen tim di lapangan.
“Meskipun cuaca yang tidak menentu, serta hambatan yang terjadi dilapangan, ini tidak mengurangi semangat dan menggoyahkan kami untuk terus melakukan pencarian kembali, hingga 1 korban terakhir ditemukan,” pungkas Fathur.
Penulis : Alfredo R. Ten
Editor : Fons Abun






