Jenazah Dokter Korban KKB Transit di Labuan Bajo, Diterbangkan ke Maumere Pakai Pesawat Polri

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah dokter hewan Alfonsius Albinus Meha (35), korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan, dipulangkan melalui Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Sabtu (12/9/2026).

Jenazah dokter hewan Alfonsius Albinus Meha (35), korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan, dipulangkan melalui Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Sabtu (12/9/2026).

LABUAN BAJO — Jenazah dokter hewan Alfonsius Albinus Meha (35), korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan, dipulangkan melalui Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Sabtu (12/9/2026).

Setibanya di Labuan Bajo, jenazah langsung dipindahkan ke pesawat dinas milik Polri untuk diterbangkan menuju kampung halamannya di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelumnya, jenazah diterbangkan dari Papua menggunakan pesawat komersial Batik Air rute Makassar via Denpasar, dan mendarat di Labuan Bajo pada pukul 12.42 WITA.

Pemindahan jenazah ke pesawat Polri jenis Cassa 212-200 ini dilakukan lantaran tidak adanya jadwal penerbangan komersial lanjutan menuju Maumere pada hari itu.

Baca Juga:  BPKB Raib di Tangan Koperasi, Nasabah KSP Obor Mas Tuntut Tanggung Jawab

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menyebut pengerahan armada khusus udara ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko.

“Mengingat tidak adanya penerbangan komersial menuju Maumere hari ini, Bapak Kapolda NTT langsung menginstruksikan penggunaan pesawat Polri untuk mengantar jenazah almarhum,” kata Christian di Labuan Bajo, Sabtu (12/9/2026).

Proses re-boarding atau pemindahan peti jenazah berjalan dengan pengawalan ketat aparat.

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, serta Otoritas Bandara Komodo secara gotong royong memindahkan jenazah ke kargo pesawat.

Baca Juga:  Dituding Timbun BBM Subsidi, Pengusaha Jimi Laksmono: Saya Beli dari Pemenang Lelang

Tepat pukul 13.33 WITA, pesawat Polri bernomor registrasi P-4101 tersebut lepas landas menuju Bandara Frans Seda, Maumere.

Sebelum pesawat mengudara, seluruh personel gabungan memberikan sikap hormat di area apron sebagai bentuk duka cita dan penghormatan terakhir.

Christian menegaskan, fasilitasi penerbangan ini adalah bentuk komitmen kepolisian kepada korban dan pihak keluarga yang ditinggalkan.

“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian proses transit dan pemindahan jenazah berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat,” ungkap Christian.

Baca Juga:  BPTNKPS Dorong Sinkronisasi Regulasi Keselamatan di Labuan Bajo

Bantuan armada udara ini disambut haru oleh pihak keluarga yang mendampingi jenazah Alfonsius sejak bertolak dari Papua.

Iwan (38), salah satu perwakilan keluarga, menyampaikan apresiasi atas langkah sigap dari kepolisian.

“Bantuan armada pesawat Polri ini sangat berarti, sehingga almarhum dapat secepatnya tiba di rumah duka,” tutur Iwan.

Alfonsius Albinus Meha merupakan dokter hewan yang tewas akibat insiden penembakan oleh KKB di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya.

Setibanya di Maumere, jenazah rencananya akan langsung disemayamkan dan dimakamkan secara kekeluargaan.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari
Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa
Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:21

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:36

Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26

Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar

Berita Terbaru