Tanam Mangrove di Warloka, Demokrat Manggarai Barat: ‘Bukan Sekadar Seremoni Politik’

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPC Partai Demokrat Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menanam bibit mangrove di Kampung Warloka, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Jumat (07/08).

DPC Partai Demokrat Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menanam bibit mangrove di Kampung Warloka, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Jumat (07/08).

LABUAN BAJO Dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-25, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menggelar aksi penanaman bibit mangrove dan bersih pantai di Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Jumat (07/08).

Aksi ini mengusung tema “Membangun Ekonomi Indonesia Asri” dan melibatkan jajaran pengurus partai, kader, Srikandi Demokrat, hingga simpatisan.

Ketua DPC Partai Demokrat Manggarai Barat, Rikardus Jani, mengatakan kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian partai terhadap lingkungan, khususnya di kawasan wisata Labuan Bajo.

Baca Juga:  Maju Pilkades Riung, Retno Nari: "Saya Bawa Niat Tulus, Bukan Janji Manis"

Rikardus menegaskan peringatan hari jadi partai tidak semestinya sebatas seremoni politik, melainkan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

DPC Partai Demokrat Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menanam bibit mangrove di Kampung Warloka, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Jumat (07/08). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kader.

“Harapan kami, pemerintah dan masyarakat dapat bergandengan tangan menjaga lingkungan. Ini adalah aksi nyata bahwa partai politik tidak hanya hadir dalam momentum politik,” ujar Rikardus.

Baca Juga:  Singgung Peran SBY Pimpin RI, Demokrat Mabar Peringati HUT ke-25 dengan Aksi Nyata

Ia menambahkan, kelestarian lingkungan harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi, terutama di Manggarai Barat yang berstatus destinasi pariwisata super prioritas.

Inisiatif lingkungan ini disambut baik oleh Pemerintah Desa Warloka. Sekretaris Desa Warloka, Ahmad, menyebut aksi tersebut strategis untuk mendukung ekosistem kawasan pesisir.

Meski demikian, Ahmad berharap aksi semacam ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial partai yang berlalu begitu saja.

“Harapan kami, program seperti ini jangan hanya sekali. Sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan, termasuk penambahan bibit mangrove sehingga manfaatnya semakin besar,” kata Ahmad.

Baca Juga:  Melawan Ancaman Iklim: Tanam Mangrove Mudah, Merawatnya yang Susah

Ia menjelaskan, ekosistem mangrove di Warloka selama ini terjaga dengan baik tanpa ada perusakan oleh warga setempat.

Pemerintah Desa Warloka, kata Ahmad, juga terus mengedukasi warga dan wisatawan untuk selalu menjaga kebersihan kawasan pesisir.

“Keindahan suatu wilayah destinasi wisata sangat ditentukan oleh kebersihannya,” tegasnya.

DPC Partai Demokrat Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menanam bibit mangrove di Kampung Warloka, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Jumat (07/08).

Selain aksi pelestarian lingkungan di pesisir Warloka dan Pantai Pede, Demokrat Manggarai Barat juga menggelar aksi kemanusiaan.

Mereka menyalurkan bantuan bahan pokok ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah Lamtoro, di sekitar Bandara Komodo dan Panti Asuhan Binongko.

Penulis : Tim Bajo Update

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17