Program MBG Jadi Angin Segar, Peternak Ayam di Manggarai Barat Kian Berdaya

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Penggerak sekaligus Satgas Pengawas Asosiasi Peternak Ayam (ASPETRA) Manggarai Barat, Raimundus Isac.

Koordinator Penggerak sekaligus Satgas Pengawas Asosiasi Peternak Ayam (ASPETRA) Manggarai Barat, Raimundus Isac.

LABUAN BAJO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah mulai memberikan dampak positif bagi para peternak ayam di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Koordinator Penggerak sekaligus Satgas Pengawas Asosiasi Peternak Ayam (ASPETRA) Manggarai Barat, Raimundus Isac, menyatakan bahwa program tersebut menjadi angin segar bagi keberlangsungan usaha peternak lokal.

Raimundus, yang telah berkecimpung di dunia peternakan sejak tahun 2019, mengisahkan bagaimana ekosistem peternak di Manggarai Barat kini mulai didominasi oleh kaum muda.

“Puji Tuhan, awalnya yang beternak di Manggarai Barat ini sedikit. Begitu kita bentuk kelompok, sudah banyak peternak dari kaum milenial yang hidup untuk beternak di sini,” ujar Raimundus kepada media ini di Labuan Bajo, Sabtu 28 Februari 2026.

Baca Juga:  Tak Perlu Naik Kapal, Ini Daftar Wisata Darat Labuan Bajo yang Sedang Hits

Ia menilai kehadiran program MBG sangat krusial dalam memberdayakan peternak lokal.

Menurutnya, program ini mampu menyerap hasil produksi kelompok peternak secara maksimal.

“Program MBG ini betul-betul menghidupkan dan memberdayakan kami. Penyerapan hasilnya sangat membantu, terutama bagi kelompok-kelompok peternak ayam,” tambahnya.

Sebagai salah satu penyuplai untuk unit dapur MBG di Wae Mata, Labuan Bajo, Raimundus menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan monopoli usaha. Ia justru merangkul peternak lain untuk tumbuh bersama.

Baca Juga:  Rentenir Berkedok Koperasi Patok Bunga 60 Persen, Menteri Maman: Ini Catatan Khusus

“Saya tidak monopoli dengan kebutuhan saya saja, tetapi saya juga memberdayakan teman-teman peternak yang ada di sini,” tegasnya.

Terkait aspek kesehatan dan kehalalan, Raimundus memastikan seluruh proses produksi dilakukan sesuai standar yang ditetapkan oleh kementerian terkait.

Ia menjelaskan bahwa proses penyembelihan ayam dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) untuk menjamin kualitas dan status halal produk sebelum didistribusikan ke dapur MBG.

“Saya distribusi ayam ke RPH secara halal sesuai instruksi kementerian. Setiap proses ada dokumentasinya, mulai dari identitas penyembelih, mekanisme sembelih, hingga pengepakan dan distribusi,” jelas Raimundus.

Baca Juga:  Pertamina Bongkar Alasan Kenapa Pasokan LPG NTT Rentan Terganggu

Di akhir keterangannya, ia berharap penambahan titik dapur MBG di Manggarai Barat dapat terus memotivasi kaum milenial untuk bergabung dengan asosiasi.

Ia bertekad membawa Manggarai Barat menuju kemandirian pangan, sehingga kebutuhan protein daerah tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar provinsi.

“Program ini untuk memberdayakan peternak lokal, sehingga kita tidak lagi mengharapkan pasokan ayam dari luar daerah atau luar provinsi,” pungkasnya.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Pertamina Bongkar Alasan Kenapa Pasokan LPG NTT Rentan Terganggu
Krisis BBM Guncang Labuan Bajo, Harga Eceran Mencekik hingga Respons Cepat Pertamina
Rentenir Berkedok Koperasi Patok Bunga 60 Persen, Menteri Maman: Ini Catatan Khusus
Perkuat MICE Kelas Dunia, Tiga Gubernur Teken Kerja Sama Regional di GMCC Mabar
Sinergi Sunda Kecil: Bali, NTB, dan NTT Resmi Bentuk Kerjasama Regional BNN di Golo Mori

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:33

Pertamina Bongkar Alasan Kenapa Pasokan LPG NTT Rentan Terganggu

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21

Krisis BBM Guncang Labuan Bajo, Harga Eceran Mencekik hingga Respons Cepat Pertamina

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:57

Rentenir Berkedok Koperasi Patok Bunga 60 Persen, Menteri Maman: Ini Catatan Khusus

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:18

Program MBG Jadi Angin Segar, Peternak Ayam di Manggarai Barat Kian Berdaya

Senin, 2 Februari 2026 - 12:00

Perkuat MICE Kelas Dunia, Tiga Gubernur Teken Kerja Sama Regional di GMCC Mabar

Berita Terbaru

Suasana ruang sidang saat sidang perkara tindak pidana kecelakaan KLM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar dimulai pukul 11.49 Wita, Kamis 12 Maret 2026, di Pengadilan Negeri Labuan Bajo. (FOTO—Fons Abun).

Hukum & Kriminal

Sidang Vonis Tragedi Kapal Putri Sakinah Digelar Pekan Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:18

Saat relawan mengunjungi rumah Salmawati
di Dusun Nanga Na'e, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat,  Kabupaten Manggarai Senin 18 Mei 2026. Mereka membawa bantuan sembako.

Suara Warga

Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:39