‘Kami Tak Ingin Kecolongan’: Detik-detik Polisi Bekuk Pembawa Sabu di Pelabuhan Labuan Bajo

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Resor Manggarai Barat menangkap seorang penumpang kapal asal Jakarta Utara yang kedapatan membawa sabu ke kawasan wisata premium Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Kepolisian Resor Manggarai Barat menangkap seorang penumpang kapal asal Jakarta Utara yang kedapatan membawa sabu ke kawasan wisata premium Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

LABUAN BAJO Kepolisian Resor Manggarai Barat menangkap seorang penumpang kapal asal Jakarta Utara yang kedapatan membawa sabu ke kawasan wisata premium Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Pria berinisial ADW (30) itu disergap sesaat setelah turun dari KM Binaiya yang berlayar dari Pelabuhan Benoa, Bali, pada Kamis (23/4) dini hari waktu setempat.

Dalam penyergapan di pintu keluar Pelabuhan Marina Labuan Bajo tersebut, polisi menyita dua paket sabu seberat 0,31 gram dan 0,52 gram.

Narkotika itu disembunyikan pelaku di dalam saku celana dan di dalam wadah kain kacamata berwarna hitam untuk mengelabui petugas.

Baca Juga:  Pria 53 Tahun di Mabar Jadikan Mie Instan Umpan Cabuli Bocah 10 Tahun

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Manggarai Barat, AKP Matheos A. D. Siok, mengatakan penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya penumpang yang membawa barang terlarang.

Berdasarkan laporan tersebut, tim berpakaian sipil langsung melakukan pengintaian di pelabuhan sejak Rabu (22/4) siang, jauh sebelum kapal bersandar.

“Kami tidak ingin kecolongan. Tim sudah bersiaga sejak kapal bersandar untuk memastikan target tidak lepas dari pengawasan,” kata Matheos dalam keterangan resminya, Sabtu (9/5).

Penangkapan yang dilakukan dengan cepat pada pukul 02:30 WITA itu sempat mengejutkan warga sipil dan petugas keamanan di sekitar dermaga.

Marselinus Jenudin (42), salah satu saksi mata di lokasi, mendeskripsikan situasi penyergapan yang terjadi secara tiba-tiba tersebut.

Baca Juga:  Hanya Rp5 Ribu, Anda Bisa Nikmati Senja dan Budaya di Natas Parapuar Labuan Bajo

“Kejadiannya cepat sekali. Polisi langsung memeriksa tas dan saku celananya di depan kami sebagai saksi. Kami cukup terkejut karena suasananya langsung ramai,” ungkap Marselinus.

Selain paket sabu, polisi juga menyita telepon pintar, pipet kaca, dan alat isap (bong) dari tangan tersangka.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, ADW bukanlah pengguna baru. Ia mengaku telah mengonsumsi narkotika sejak tahun 2014.

“Hasil uji laboratorium dari Labfor Polda Bali telah keluar dan hasilnya positif mengandung zat metamfetamin atau narkotika jenis sabu,” ujar Matheos menambahkan.

Baca Juga:  Sinergi Sunda Kecil: Bali, NTB, dan NTT Resmi Bentuk Kerjasama Regional BNN di Golo Mori

Kini, ADW ditahan di Markas Polres Manggarai Barat dan dijerat dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman penjara maksimal empat tahun.

Pihak kepolisian tengah melakukan pengembangan kasus untuk melacak asal-usul barang terlarang tersebut serta memburu jaringan di baliknya.

Matheos menegaskan, operasi ini adalah peringatan keras bagi siapa saja yang mencoba merusak citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata dunia.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Manggarai Barat. Proses hukum akan terus kami lanjutkan hingga tuntas,” tegasnya.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Minta Keadilan, Warga Adat Mbehal Labuan Bajo Berharap Tak Ada Pilih Kasih
Usai Diperiksa Kasus ITE Malah Masuk Ruang Kasat, Kuasa Hukum Berdalih EH Sekadar Curhat
Kepala BPN Mangkir Pemeriksaan, Polisi Usut Tuntas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah Warga
Terancam Sembilan Tahun Penjara, Kakek Pencabul Dua Bocah di Manggarai Barat Tidak Ditahan
Pemda Manggarai Didesak Sanksi Tegas Oknum Guru EH
Babak Baru Kasus IB vs EH: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan, Pelapor Tutup Pintu Damai
Misteri Kontraktor Jembatan Maut Cunca Wulang: Anggaran Rp900 Juta, Fasilitas Tanpa Perawatan
Kadispar Diperiksa, Ahli Sipil Dilibatkan: Babak Baru Investigasi Jembatan Jebol di Manggarai Barat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:08

Minta Keadilan, Warga Adat Mbehal Labuan Bajo Berharap Tak Ada Pilih Kasih

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:41

Usai Diperiksa Kasus ITE Malah Masuk Ruang Kasat, Kuasa Hukum Berdalih EH Sekadar Curhat

Senin, 8 Juni 2026 - 20:37

Kepala BPN Mangkir Pemeriksaan, Polisi Usut Tuntas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah Warga

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:45

Terancam Sembilan Tahun Penjara, Kakek Pencabul Dua Bocah di Manggarai Barat Tidak Ditahan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:35

Pemda Manggarai Didesak Sanksi Tegas Oknum Guru EH

Berita Terbaru