64 Desa di 12 Kecamatan se-Mabar Bakal Gelar Pilkades Serentak, Ini Rinciannya

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah awal ini ditandai dengan rapat pembentukan Panitia Pengawas (Panwas) tingkat kabupaten yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Manggarai Barat, Rabu (8/04/2026). (Foto-Gonzales)

Langkah awal ini ditandai dengan rapat pembentukan Panitia Pengawas (Panwas) tingkat kabupaten yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Manggarai Barat, Rabu (8/04/2026). (Foto-Gonzales)

LABUAN BAJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) resmi memulai persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2026.

Langkah awal ini ditandai dengan rapat pembentukan Panitia Pengawas (Panwas) tingkat kabupaten yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Manggarai Barat, Rabu (8/04/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pilkades serentak tahun 2026 dijadwalkan akan menjangkau 64 desa yang tersebar di 12 kecamatan di wilayah Manggarai Barat.

Dalam sambutannya, Wabup Yulianus Weng menekankan bahwa pembentukan panitia pengawas merupakan langkah antisipasi dini terhadap dinamika politik di tingkat desa.

Baca Juga:  Krisis Gas Labuan Bajo: Pengusaha Pariwisata Menjerit, Terpaksa Tempuh 376 Km Demi Sebiji LPG

Menurutnya, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa intensitas persaingan dalam Pilkades seringkali sangat tinggi, bahkan menyerupai pemilihan bupati.

“Pemilihan kepala desa ini ramai, hampir sama dengan Pilkada. Ada fenomena sikut kiri, sikut kanan di lapangan,” ujar Yulianus Weng.

Atas dasar itulah, pemerintah daerah berkomitmen untuk mengawal proses demokrasi ini sejak jauh-jauh hari agar tidak terjadi konflik horizontal.

Wabup juga secara resmi mengumumkan bahwa puncak pemungutan suara atau hari pencoblosan akan dilaksanakan pada Selasa, 29 September 2026.

Baca Juga:  Celah Damai Bikin Lalai: Mengapa Penipu Turis Begitu Leluasa di Destinasi Super Prioritas?

“Kami berharap dengan adanya panitia pengawas ini, seluruh proses pada 29 September nanti dapat berjalan sesuai harapan kita bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Manggarai Barat, Pius Baut, menjelaskan bahwa seluruh tahapan Pilkades mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11 Tahun 2026.

Pius menegaskan bahwa mulai hari ini, jadwal tahapan atau graphic schedule telah resmi diberlakukan untuk memandu jalannya pesta demokrasi desa tersebut.

“Puncaknya memang di September, namun ada tahapan-tahapan krusial sebelumnya yang perlu kita kawal bersama secara ketat,” jelas Pius Baut.

Tugas utama panitia pengawas nantinya meliputi upaya pencegahan pelanggaran, memfasilitasi penyelesaian sengketa, hingga memberikan saran kepada panitia pemilihan.

Baca Juga:  Sambil Usap Air Mata, Melki Laka Lena: Jangan Ada Lagi Rakyat NTT Mati Sia-sia

Panitia pengawas juga diwajibkan memberikan laporan berkala mengenai pelaksanaan tugas pengawasan di lapangan kepada Bupati Manggarai Barat.

Pemkab Manggarai Barat optimis, dengan persiapan yang matang, Pilkades 2026 akan melahirkan pemimpin desa yang berkualitas secara demokratis dan damai.

Total: 64 Desa di 12 Kecamatan

Kecamatan Pacar: 8 desa

Kecamatan Komodo: 7 desa

Kecamatan Lembor Selatan: 7 desa

Kecamatan Ndoso: 7 desa

Kecamatan Mbeliling: 6 desa

Kecamatan Lembor: 5 desa

Kecamatan Macang Pacar: 5 desa

Kecamatan Sano Nggoang: 5 desa

Kecamatan Welak: 5 desa

Kecamatan Boleng: 3 desa

Kecamatan Kuwus Barat: 3 desa

Kecamatan Kuwus: 3 desa

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Sumber Berita : infomabar

Berita Terkait

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari
Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa
Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:21

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:36

Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26

Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar

Berita Terbaru