LABUAN BAJO – Selama ini Labuan Bajo selalu identik dengan wisata bahari dan kapal Phinisi. Namun, memasuki tahun 2026, tren wisata di gerbang menuju Taman Nasional Komodo ini mulai bergeser. Destinasi wisata darat kini menjadi primadona baru bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Flores tanpa harus menyeberang lautan.
Bagi masyarakat yang merencanakan liburan, berikut adalah daftar destinasi wisata darat paling populer dan “Instagramable” di Labuan Bajo saat ini:
1. Puncak Waringin dan Waterfront Marina: Ikon Baru Kota
Jika Anda baru tiba di Labuan Bajo, Puncak Waringin dan area Waterfront Marina adalah destinasi wajib pertama. Kawasan yang baru direvitalisasi ini menawarkan jalur pedestrian kelas dunia.
Di sini, masyarakat bisa menikmati pemandangan kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan dengan latar belakang matahari terbenam (sunset) yang spektakuler. Tempat ini menjadi pusat aktivitas sosial dan spot foto paling ikonik di jantung kota.
2. Bukit Sylvia: “Bukit Teletubbies” di Pinggir Kota
Hanya berjarak sekitar 10 menit dari pusat kota, Bukit Sylvia menawarkan panorama perbukitan sabana yang menyatu dengan birunya laut.
Aksesnya yang mudah—bahkan bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun mobil mini—menjadikannya lokasi favorit bagi kaum muda untuk berburu foto estetik saat pagi atau sore hari.
3. Goa Batu Cermin: Pesona Bawah Tanah
Destinasi ini menawarkan petualangan sejarah dan geologi. Goa Batu Cermin dikenal karena dinding guanya yang mengandung fosil penyu dan ikan, serta efek cahaya matahari yang masuk melalui celah sempit hingga memantul seperti cermin.
Lokasinya sangat dekat dengan Bandara Komodo, sehingga sangat mudah diakses oleh wisatawan.
4. Goa Rangko: Kolam Renang Alami di Dalam Gua
Meski secara administratif terletak di daratan, untuk mencapai Goa Rangko wisatawan perlu melakukan perjalanan darat ke Rangko, Desa Tanjung Boleng lalu menyeberang sebentar dengan perahu kecil.
Goa ini sedang viral karena memiliki kolam air asin berwarna biru kristal di dalamnya. Waktu terbaik berkunjung adalah pukul 12.00 hingga 15.00 WITA, saat sinar matahari masuk tepat ke dalam gua dan menerangi airnya secara magis.
5. Air Terjun Cunca Wulang: “Grand Canyon” Flores
Bagi pecinta adrenalin, Cunca Wulang adalah destinasi darat yang tak boleh dilewatkan.
Berjarak sekitar 30 km dari pusat kota, air terjun ini menawarkan tebing-tebing batu tinggi dengan air berwarna hijau toska yang jernih.
Pengunjung bisa mencoba melompat dari ketinggian tebing ke dalam kolam alami di bawahnya.
6. Kampung Adat Melo: Wisata Budaya Manggarai
Bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat budaya lokal, Kampung Melo menyuguhkan atraksi budaya yang autentik.
Wisatawan akan disambut dengan Tarian Caci yang legendaris dan keramahtamahan warga lokal.
Terletak di ketinggian, desa ini juga menawarkan udara sejuk dan pemandangan lembah yang memukau.
7. Golo Mori: Destinasi “Rising Star”
Kawasan Golo Mori kini menjadi perbincangan hangat setelah dikembangkan menjadi kawasan pertemuan internasional.
Keunggulan utamanya adalah jalanan aspal yang mulus di sepanjang pesisir pantai dengan pemandangan bukit yang sangat rapi dan estetik, sangat cocok bagi penikmat road trip.
Tips Wisata Darat di Labuan Bajo:
Transportasi: Wisatawan kini bisa dengan mudah menyewa motor, mobil pribadi, hingga kendaraan ikonik seperti Mini Cooper untuk menjelajahi spot-spot tersebut.
Waktu Terbaik: Pagi hari untuk wisata alam (gua dan air terjun) dan sore hari (pukul 17.00 WITA) untuk menikmati sunset di bukit atau waterfront.
Wisata darat di Labuan Bajo membuktikan bahwa keindahan Flores tidak hanya ada di tengah laut, tetapi juga tersebar di sepanjang pesisir dan pegunungannya yang eksotis. Jadi, sudah siapkah Anda mengeksplorasi sisi lain Labuan Bajo?
Penulis : Aldy J
Editor : Fons Abun





