Bajo Update

Sebanyak 100 anak usia dini dari 10 sekolah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, bersiap menggelar atraksi budaya Caci di Batu Cermin.

Budaya & Tradisi

Lestarikan Budaya, 100 Anak Usia Dini di Labuan Bajo Bakal Unjuk Kebolehan Atraksi Caci

Budaya & Tradisi | Minggu, 22 Februari 2026 - 22:47 WIB

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:47 WIB

Sebanyak 100 anak usia dini dari 10 sekolah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, bersiap menggelar atraksi budaya Caci di Batu Cermin.

Keindahan alam Pulau Padar, Labuan Bajo. (Sumber Gambar—catperku.com)

In-Depth

Mengapa Kuota 1.000 Wisatawan TNK Ditolak?

In-Depth | Minggu, 22 Februari 2026 - 21:22 WIB

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kebijakan pembatasan kuota kunjungan ke TNK sebanyak 1.000 orang per hari kini memicu gelombang penolakan keras dari para pelaku pariwisata.

GAMBAR: ILUSTRASI

News

Diduga Terlilit Utang Koperasi, Petani di Manggarai Nekat Gantung Diri

News | Minggu, 22 Februari 2026 - 19:41 WIB

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:41 WIB

RUTENG – Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa…

Komodo di Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo. (Foto-Indonesiajuara)

News

PWL Labuan Bajo Tolak Kuota 1.000 Turis ke TNK: Membunuh Piring Nasi Kami!

News | Pariwisata | Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:50 WIB

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:50 WIB

Rafael menilai kebijakan tersebut tidak memiliki landasan yang kuat, baik secara ilmiah, hukum, maupun ekonomi sosial.

Rapat bersama anggota di Sekretariat PWL Labuan Bajo, Sabtu, 21 Februari 2026. Mereka menilai kebijakan 1000 Kuota ke TN Komodo tidak memiliki landasan yang kuat.

News

Ancam Demo Besar, Pemandu Wisata Labuan Bajo Tolak Sistem Kuota Masuk TN Komodo

News | Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:38 WIB

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:38 WIB

PWL juga mencurigai adanya celah manipulasi dalam sistem kuota tersebut. Mereka khawatir pendaftaran kuota akan selalu penuh oleh pihak tertentu sehingga mendiskriminasi pelaku wisata lainnya.

Gambar —Ilustrasi AI

Hiburan & Komunitas

Di Meja Kekuasaan Tidak Ada Cinta

Hiburan & Komunitas | Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:59 WIB

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:59 WIB

Aroma euforia menyeruak di ruangan itu. Ratusan pegawai baru saja menggenggam Surat Keputusan pengangkatan pegawai tetap yang telah lama dinanti. Isak tangis bahagia membuncah,…

Ilustrasi-Seorang guru sedang mengajar. (GAMBAR–guruinovatif.if)

In-Depth

Kegagalan Sistemik atau Pembiaran: Mengapa Nasib Guru Swasta Terus Dianaktirikan?

In-Depth | Jumat, 20 Februari 2026 - 19:31 WIB

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:31 WIB

Ubaid tidak melihat masalah ini sebagai isu lokal semata. Baginya, apa yang terjadi di Manggarai Barat adalah satu kepingan dari potret buram pendidikan nasional yang sedang karut-marut.

Suasana kampung melo labuan bajo saat menyambut wisatawaan, sumber: travel.detik.com

Pariwisata

Tak Perlu Naik Kapal, Ini Daftar Wisata Darat Labuan Bajo yang Sedang Hits

Pariwisata | Jumat, 20 Februari 2026 - 16:42 WIB

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:42 WIB

Bagi masyarakat yang merencanakan liburan, berikut adalah daftar destinasi wisata darat paling populer dan “Instagramable” di Labuan Bajo

Praktisi Inseminasi Buatan di Kabupaten Manggarai Barat, drh. Anicetus Savio Mutu, M.Si.

News

Inseminasi Buatan Membantu Peternak Hasilkan Bibit Ternak Unggul

News | Jumat, 20 Februari 2026 - 14:41 WIB

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:41 WIB

Hasil dari penerapan teknologi ini pun cukup signifikan. Dalam satu kali masa kawin, peternak babi rata-rata mampu menghasilkan 10 hingga 11 ekor anak.

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji. (Sumber Foto–Gatra.com)

Nasional

Alarm Darurat dari Manggarai Barat: JPPI Sebut Rekrutmen PPPK Bersifat ‘Predator’

Nasional | Kamis, 19 Februari 2026 - 19:21 WIB

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:21 WIB

Namun, Ubaid Matraji memperingatkan agar RDP tersebut tidak sekadar menjadi ajang formalitas. “Jangan sampai hanya jadi ajang ‘dengar curhat’ tanpa solusi konkret,” kata Ubaid.