Bawa Nama NTT, Atlet Takraw Manggarai Barat Bersiap Tembus Panggung Nasional

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kontingen sepak takraw Kabupaten Manggarai Barat berpose usai berlaga pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) PSTI NTT XX Tahun 2025. Dalam ajang tersebut, tim Manggarai Barat tampil dominan dengan meraih tiga medali emas pada kategori senior putra, sekaligus mengantarkan daerah itu mewakili NTT pada Liga Sepaktakraw Indonesia 2026. (Foto GBRNews.id)

Foto: Kontingen sepak takraw Kabupaten Manggarai Barat berpose usai berlaga pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) PSTI NTT XX Tahun 2025. Dalam ajang tersebut, tim Manggarai Barat tampil dominan dengan meraih tiga medali emas pada kategori senior putra, sekaligus mengantarkan daerah itu mewakili NTT pada Liga Sepaktakraw Indonesia 2026. (Foto GBRNews.id)

LABUAN BAJO Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Manggarai Barat mulai mematangkan persiapan menjelang tampil pada Liga Sepaktakraw Indonesia (LSI) 2026.

Kompetisi tingkat nasional itu akan berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, dan menjadi panggung bagi Manggarai Barat sebagai satu-satunya kategori putra senior wakil Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua PSTI Manggarai Barat, Fitalis Helmon Sukario, mengatakan para atlet dalam kondisi siap untuk bersaing di tingkat nasional.

Kepastian itu disampaikannya setelah mengikuti sejumlah rapat koordinasi dan pertemuan daring bersama PSTI NTT serta Pengurus Besar Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PB PSTI).

“Sekarang kita sedang melakukan persiapan menuju Liga Sepaktakraw Indonesia. Atlet-atlet kita siap bertanding,” ujar Fitalis, Selasa (16/6/2026).

Keikutsertaan Manggarai Barat pada ajang tersebut ditopang hasil gemilang yang diraih pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) PSTI NTT XX Tahun 2025.

Saat itu, tim sepak takraw Manggarai Barat mendominasi kategori senior putra dengan meraih tiga medali emas.

Tiga gelar juara tersebut diraih pada nomor Regu Putra Senior, Double Event Putra Senior, dan Kuadran Putra Senior.

Baca Juga:  Tampil Tanpa Pemain Pengganti, Teratai DeRie Berhasil Lumat SMK Muhammadiyah Dua Set Langsung

Prestasi itu mengantarkan Manggarai Barat menjadi kontingen paling menonjol dalam kejuaraan tingkat provinsi tersebut.

Meski demikian, PSTI Manggarai Barat masih menunggu surat rekomendasi resmi dari PSTI NTT sebagai bagian dari proses administrasi menuju kompetisi nasional.

“Sekarang kami tinggal menunggu petunjuk dan rekomendasi dari PSTI NTT. Semoga semuanya berjalan lancar,” katanya.

Fitalis berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat memberikan dukungan kepada tim yang akan membawa nama NTT di tingkat nasional.

“Kami sangat berharap dukungan dari Pemprov NTT, Pemkab Mabar, para pecinta olahraga, dan semua pihak. Dukungan ini sangat penting agar para atlet bisa tampil maksimal, membawa nama baik Manggarai Barat, serta mengharumkan NTT di ajang Liga Sepaktakraw Indonesia 2026,” ungkapnya.

Di tengah persiapan tersebut, PSTI Manggarai Barat juga berupaya memenuhi berbagai kebutuhan kontingen meski menghadapi keterbatasan anggaran.

Bendahara PSTI Manggarai Barat, Rikardus Nompa, mengatakan fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan atlet terpenuhi.

Baca Juga:  Konektivitas Menguat, BPS Sebut Labuan Bajo Jadi Simpul Utama Pariwisata Flores

“Saat ini kami sedang mempersiapkan kebutuhan pemain, baik itu administrasi, akomodasi maupun perlengkapan lainnya,” ujar Rikardus.

Menurut dia, kontingen Manggarai Barat yang akan diberangkatkan ke Surabaya berjumlah delapan orang.

Rombongan itu terdiri atas lima atlet, dua pelatih, dan satu tenaga medis.

Rikardus berharap para atlet tetap menjaga kondisi fisik hingga waktu pertandingan tiba.

“Kami berharap para pemain tetap dalam kondisi prima hingga waktu pertandingan tiba. Semoga semua persiapan berjalan lancar dan para atlet bisa memberikan penampilan terbaik untuk mengharumkan nama Manggarai Barat dan NTT di tingkat nasional,” ujarnya.

NTT dipastikan mengikuti Liga Sepaktakraw Indonesia 2026 setelah masuk dalam Zona II wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jawa-Bali-Nusra).

Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan PB PSTI Nomor 018 Tahun 2026 tentang Penetapan Wilayah dan Tuan Rumah Pelaksanaan Liga Sepaktakraw Indonesia Tahun 2026.

Baca Juga:  Kevin dan Cantika Ajak Generasi Muda NTT Gabung di Ajang Putra Putri Budaya 2026

Di Zona II, NTT akan bersaing dengan DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Jawa Timur ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan kompetisi.

Ketua Umum PB PSTI, Dr. H. Surianto, belum lama ini, mengatakan pembagian zona dilakukan untuk menciptakan kompetisi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Masuknya NTT ke zona yang dihuni sejumlah daerah dengan tradisi sepak takraw kuat dinilai menjadi kesempatan bagi atlet daerah untuk mengukur kemampuan di level nasional.

Liga Sepaktakraw Indonesia 2026 juga dibagi ke dalam empat wilayah lainnya, yakni Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, serta Papua dan Maluku.

Melalui kompetisi tersebut, PB PSTI berharap pembinaan sepak takraw di Indonesia semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat internasional.

Bagi Manggarai Barat, ajang ini menjadi peluang untuk membuktikan bahwa prestasi di tingkat daerah dapat berlanjut menjadi kebanggaan NTT di panggung nasional.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Optimisme Petani Keren FC Rebut Trofi Sano Nggoang Cup I 2026
PSSI Mabar Usul Nama Stadion Komodo, Pemda Tunggu Surat Resmi
BREAKING NEWS: PSSI Cup II Manggarai Barat Resmi Dimulai Hari Ini
Rute Ekstrem Berbalut Sunset: Tantangan Tersendiri di Golo Mori Run 2026
Teratai DeRie Libas Sahabat Putra 1 Menuju Final Idul Adha Cup Golo Mori
Turnamen Voli di Golo Mori Jadi Ajang Olahraga dan Penguatan Ekonomi
Idul Adha Cup Soknar: Teratai DeRie Tundukkan Putri Kerora Dua Set Tanpa Balas
Tampil Tanpa Pemain Pengganti, Teratai DeRie Berhasil Lumat SMK Muhammadiyah Dua Set Langsung

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:59

Optimisme Petani Keren FC Rebut Trofi Sano Nggoang Cup I 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:43

PSSI Mabar Usul Nama Stadion Komodo, Pemda Tunggu Surat Resmi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:05

BREAKING NEWS: PSSI Cup II Manggarai Barat Resmi Dimulai Hari Ini

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:48

Rute Ekstrem Berbalut Sunset: Tantangan Tersendiri di Golo Mori Run 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:14

Teratai DeRie Libas Sahabat Putra 1 Menuju Final Idul Adha Cup Golo Mori

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17