Bajo Update

Kuasa hukum anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat berinisial H, Aldri Dalton Ndolu dan Partners.

News

Bantah Isu Pemerasan, Pengacara Sebut Anggota DPRD H Hanya Klarifikasi Surat Keberatan

News | Kamis, 26 Februari 2026 - 23:38 WIB

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:38 WIB

Sementara itu, Polres Manggarai Barat melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) mengeluarkan siaran pers, Kamis (26/2) pagi sehari setelah H diperiksa pada Rabu malam.

Pasien meninggal dalam perjalan menuju rumah sakit. (Sumber Gambar- Screenshot Akun Facebook @Ancyk Guanteng)

News

Camat Lamba Leda Timur Benarkan Pasien Meninggal di Jalan Rusak yang Viral, Begini Kronologinya

News | Kamis, 26 Februari 2026 - 21:43 WIB

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:43 WIB

Aldo menjelaskan bahwa identitas pasien dalam video tersebut telah teridentifikasi dan benar merupakan warga setempat.

Simulasi berlangsung di Taman Marina Labuan Bajo pukul 16:00 WITA, melibatkan sedikitnya 60 karyawan dari kedua unit usaha tersebut. (FOTO–Sankar)

News

Gandeng Damkar Mabar, 60 Karyawan Meruorah dan Plaza Marina Ikuti Pelatihan Fire Drill

News | Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Kegiatan ini merupakan upaya nyata manajemen untuk memperkuat sistem keselamatan kerja dan memberikan perlindungan maksimal bagi para tamu.

Pasien meninggal dalam perjalan menuju rumah sakit. (Sumber Gambar- Screenshot Akun Facebook @Ancyk Guanteng)

News

Viral! Tak Kuat Lewati Jalan Rusak Parah, Pasien di Matim Meninggal Sebelum Tiba di RS

News | Kamis, 26 Februari 2026 - 00:47 WIB

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:47 WIB

Kendaraan terlihat sangat bersusah payah merangkak di medan yang sulit, hingga akhirnya pasien mengembuskan napas terakhir sebelum tiba di fasilitas kesehatan.

Kota Labuan Bajo. (SUMBER GAMBAR-detik.com)

News

Refleksi 23 Tahun Mabar, Inocentius Peni Soroti Ketimpangan

News | Rabu, 25 Februari 2026 - 20:01 WIB

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:01 WIB

Menurut Ino Peni, ada empat tujuan utama pembentukan daerah otonom yang hingga kini masih menjadi rapor merah bagi pemerintah daerah.

Sebanyak 100 anak usia dini dari 10 sekolah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, bersiap menggelar atraksi budaya Caci di Batu Cermin.

Budaya & Tradisi

Lestarikan Budaya, 100 Anak Usia Dini di Labuan Bajo Bakal Unjuk Kebolehan Atraksi Caci

Budaya & Tradisi | Minggu, 22 Februari 2026 - 22:47 WIB

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:47 WIB

Sebanyak 100 anak usia dini dari 10 sekolah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, bersiap menggelar atraksi budaya Caci di Batu Cermin.

Keindahan alam Pulau Padar, Labuan Bajo. (Sumber Gambar—catperku.com)

In-Depth

Mengapa Kuota 1.000 Wisatawan TNK Ditolak?

In-Depth | Minggu, 22 Februari 2026 - 21:22 WIB

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kebijakan pembatasan kuota kunjungan ke TNK sebanyak 1.000 orang per hari kini memicu gelombang penolakan keras dari para pelaku pariwisata.

GAMBAR: ILUSTRASI

News

Diduga Terlilit Utang Koperasi, Petani di Manggarai Nekat Gantung Diri

News | Minggu, 22 Februari 2026 - 19:41 WIB

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:41 WIB

RUTENG – Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa…

Komodo di Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo. (Foto-Indonesiajuara)

News

PWL Labuan Bajo Tolak Kuota 1.000 Turis ke TNK: Membunuh Piring Nasi Kami!

News | Pariwisata | Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:50 WIB

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:50 WIB

Rafael menilai kebijakan tersebut tidak memiliki landasan yang kuat, baik secara ilmiah, hukum, maupun ekonomi sosial.

Rapat bersama anggota di Sekretariat PWL Labuan Bajo, Sabtu, 21 Februari 2026. Mereka menilai kebijakan 1000 Kuota ke TN Komodo tidak memiliki landasan yang kuat.

News

Ancam Demo Besar, Pemandu Wisata Labuan Bajo Tolak Sistem Kuota Masuk TN Komodo

News | Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:38 WIB

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:38 WIB

PWL juga mencurigai adanya celah manipulasi dalam sistem kuota tersebut. Mereka khawatir pendaftaran kuota akan selalu penuh oleh pihak tertentu sehingga mendiskriminasi pelaku wisata lainnya.