Wajah Baru Pariwisata Mabar: 347 Unit Akomodasi Beroperasi, Hotel Masih ‘Raja’

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang wisatawan tengah menginap di hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo (FOTO: Meruorah Hotel)

Seorang wisatawan tengah menginap di hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo (FOTO: Meruorah Hotel)

LABUAN BAJO — Akomodasi wisata Manggarai Barat (Mabar) mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan total 347 unit yang terdaftar sepanjang periode 2021 hingga 2025.

Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat menunjukkan kategori “Penyediaan Akomodasi Lainnya” mendominasi pasar dengan jumlah 194 unit.

Sektor perhotelan menyusul dengan rincian 39 unit Hotel Bintang dan 24 unit Hotel Melati yang aktif melayani wisatawan di gerbang masuk Komodo tersebut.

Pertumbuhan juga terlihat pada sektor hunian privat. Tercatat ada 29 unit Pondok Wisata, 26 unit Vila, serta 26 unit penyediaan akomodasi jangka pendek lainnya.

Baca Juga:  Jaringan Apotek K-24 Ekspansi ke Labuan Bajo

Sementara itu, kategori Penginapan Remaja tercatat sebanyak 7 unit dan Apartemen Hotel hanya berjumlah 2 unit.

Melesatnya jumlah unit akomodasi ini berbanding lurus dengan nilai modal yang masuk. Realisasi investasi di Manggarai Barat pada tahun 2025 kini telah menembus angka Rp1,88 triliun.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Mabar, Maria Imaculata Babur, menyebut angka ini bersumber dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) para pelaku usaha.

“Data ini merupakan akumulasi laporan yang wajib disampaikan pelaku usaha secara berkala,” ujar Maria kepada awak media di Labuan Bajo.

Baca Juga:  Meruorah Luncurkan Paket Jelajah Darat dan Bahari

Dari total Rp1,88 triliun tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi motor utama. Investasi domestik menyumbang Rp1,75 triliun atau sekitar 93,3 persen.

Adapun Penanaman Modal Asing (PMA) mencatatkan angka Rp126,2 miliar atau setara 6,7 persen dari total realisasi.

Sektor hotel dan restoran masih merajai capaian investasi dengan nilai fantastis mencapai Rp1,62 triliun.

Di posisi kedua, sektor jasa lainnya mencatatkan Rp93,1 miliar, disusul sektor perumahan dan perkantoran sebesar Rp72,6 miliar.

Sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi menyumbang Rp49,5 miliar, sementara sektor perdagangan mencatat Rp13,6 miliar.

Maria menjelaskan, satu perusahaan bisa melaporkan lebih dari satu jenis aktivitas usaha atau KBLI dalam laporan investasinya.

Baca Juga:  Resmob Komodo Sikat Pencuri, Tangis Haru Warga Orong Pecah Saat HP Kembali

“Misalnya hotel besar yang juga mengoperasikan restoran untuk umum, laporannya mencakup berbagai sub-sektor tersebut,” katanya.

Tingginya investasi ini juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Sebanyak 1.340 tenaga kerja tercatat terserap, terdiri dari 1.286 TKI dan 54 TKA.

Pihak DPMPTSP menegaskan angka tersebut merupakan tenaga kerja tetap, bukan pekerja temporer.

Rekapitulasi ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Mabar yang terus bersandar pada sektor pariwisata hingga masa mendatang.

Penulis : Aldy J

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Dua Investor Jajaki Parapuar Labuan Bajo, Bangun Hotel ‘Ala Berkemah’ hingga Pusat Kebugaran
Lonjakan Investasi Labuan Bajo Tembus Rp1,16 Triliun, Investor Qatar hingga Jepang Masuk
Gurita Bisnis Hotel di Labuan Bajo: Investasi Satu Hotel Tembus Rp 1,2 Triliun
Investasi Manggarai Barat 2025 Tembus Rp1,8 Triliun, Sektor Hotel Tetap Merajai

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:27

Dua Investor Jajaki Parapuar Labuan Bajo, Bangun Hotel ‘Ala Berkemah’ hingga Pusat Kebugaran

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:54

Lonjakan Investasi Labuan Bajo Tembus Rp1,16 Triliun, Investor Qatar hingga Jepang Masuk

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:12

Wajah Baru Pariwisata Mabar: 347 Unit Akomodasi Beroperasi, Hotel Masih ‘Raja’

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:34

Gurita Bisnis Hotel di Labuan Bajo: Investasi Satu Hotel Tembus Rp 1,2 Triliun

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:36

Investasi Manggarai Barat 2025 Tembus Rp1,8 Triliun, Sektor Hotel Tetap Merajai

Berita Terbaru