Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian korban kecelakaan kapal wisata phinisi KM Feronia di perairan Pulau Tatawa, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/10/2026). Operasi ditutup pada hari ke-10 dengan satu korban Veronica Beatrix Jessica masih dinyatakan hilang.

Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian korban kecelakaan kapal wisata phinisi KM Feronia di perairan Pulau Tatawa, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/10/2026). Operasi ditutup pada hari ke-10 dengan satu korban Veronica Beatrix Jessica masih dinyatakan hilang.

LABUAN BAJO — Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian korban kecelakaan kapal wisata phinisi KM Feronia di perairan Pulau Tatawa, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/10/2026). Operasi ditutup pada hari ke-10 dengan satu korban masih dinyatakan hilang.

Korban yang belum ditemukan adalah seorang perempuan warga negara Indonesia bernama Veronica Beatrix Jessica. Dari total 30 orang di atas kapal (person on board)—terdiri atas 25 penumpang dan lima kru—sebanyak 29 orang sebelumnya telah dievakuasi dalam kondisi selamat.

Baca Juga:  Sasar 69.000 Momen Berbuka, Coca-Cola Indonesia Distribusikan Ribuan Paket Takjil dan Sembako

Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menyatakan bahwa keputusan menutup operasi diambil setelah evaluasi lapangan selama sepuluh hari tidak menunjukkan perkembangan signifikan terkait posisi korban maupun badan kapal.

“Berdasarkan hasil evaluasi terhadap seluruh upaya pencarian yang telah dilaksanakan, kami belum menemukan tanda-tanda keberadaan KM Feronia maupun korban yang masih dinyatakan hilang,” ujar Fathur dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Fathur memastikan penghentian operasi ini bukan berarti kasus ditutup permanen. Status pencarian dapat dibuka kembali sewaktu-waktu jika muncul petunjuk baru.

Baca Juga:  Pascagempa M 7,7 Flores, Jalan Akses Pelabuhan Wae Kelambu Tetap Kokoh

“Apabila di kemudian hari terdapat informasi atau tanda-tanda yang mengarah pada penemuan korban, maka operasi SAR akan dibuka kembali,” tegasnya.

KM Feronia (GT 51) dilaporkan karam pada Selasa (13/10/2026) dalam pelayaran dari Pelabuhan Marina menuju Dermaga Pulau Rinca. Kapal terbalik dan tenggelam setelah terjebak pusaran arus kencang di kawasan perairan Pulau Tatawa.

Hingga hari terakhir, upaya pencarian difokuskan pada penyisiran bawah air menggunakan teknologi sonar serta Remotely Operated Vehicle (ROV) hingga kedalaman 80–84 meter. Namun, operasi terhambat kondisi ekstrem bawah laut.

Baca Juga:  Petaka Krisis Elpiji di Labuan Bajo, Politisi NasDem: Pusat Jangan Anggap Enteng!

“Terdapat arus yang deras di bawah permukaan air dan jarak pandang di bawah air yang sangat terbatas cahaya,” lanjut Fathur.

Selain faktor alam, tim juga sempat menghadapi kendala teknis saat wahana ROV kehilangan sinyal dan tersangkut tali jangkar di dasar laut.

Selama sepuluh hari operasi, sebanyak 226 personel gabungan dan 27 penyelam diterjunkan, didukung puluhan armada laut termasuk KRI Satran Pulau Fani 731, kapal patroli KSOP, Polair, serta kapal wisata lokal.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla
KOPEARAD Mabar Gelar Diskusi Publik Bedah 2 Tahun Kebijakan Prabowo-Gibran
KM Feronia: Jejak Tumpahan Minyak Ditemukan, Satu Korban Masih Hilang
Tok! Venue Cabor Layar PON 2028 Dipastikan Digelar di Labuan Bajo

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:43

Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:42

Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:08

Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla

Berita Terbaru

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Manggarai Barat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 yang dirangkaikan dengan peluncuran Gaura Chocolatier & Cafe di Jalan Alo Tanis, Labuan Bajo, Kamis (22/10/2026).

Ekonomi

Gebrakan Kadin Mabar Tekan Ketergantungan Pangan

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:41