Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Veronica Beatrix Jessica, perempuan berusia 23 tahun yang hilang usai kapal KM Feronia tenggelam di Labuan Bajo, masih belum ditemukan hingga hari ketujuh pencarian, Senin (19/10/2026). (Dok—Basarnas Maumere)

Veronica Beatrix Jessica, perempuan berusia 23 tahun yang hilang usai kapal KM Feronia tenggelam di Labuan Bajo, masih belum ditemukan hingga hari ketujuh pencarian, Senin (19/10/2026). (Dok—Basarnas Maumere)

LABUAN BAJO — Veronica Beatrix Jessica, perempuan berusia 23 tahun yang hilang usai kapal KM Feronia tenggelam di Labuan Bajo, masih belum ditemukan hingga hari ketujuh pencarian, Senin (19/10/2026).

Menyikapi hal tersebut, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperpanjang operasi penyelamatan selama tiga hari ke depan di Perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Jessica merupakan satu-satunya korban yang belum ditemukan dari total 30 orang di atas kapal. Sebanyak 29 orang lainnya—terdiri atas 24 penumpang dan lima anak buah kapal—telah berhasil diselamatkan.

Baca Juga:  Video Viral Wisatawan Batal ke Puncak Padar, BTNK Beri Penjelasan

Musibah bermula ketika kapal wisata tradisional berbobot GT 51 tersebut berlayar dari Pelabuhan Marina menuju Dermaga Pulau Rinca pada 13 Oktober 2026.

Sekitar pukul 14.30 WITA, KM Feronia terperangkap pusaran arus laut, mengalami kemiringan ekstrem, hingga akhirnya terbalik dan tenggelam ke dasar laut.

Sepanjang sepekan operasi, tim penyisir telah mengamankan sejumlah serpihan dan tanda darurat di sekitar Perairan Batu Bolong. Temuan itu mencakup pelampung, tangki selam, suar darurat radio (EPIRB), serta lapisan tumpahan minyak.

Baca Juga:  Sasar 69.000 Momen Berbuka, Coca-Cola Indonesia Distribusikan Ribuan Paket Takjil dan Sembako

Upaya pelacakan bawah air turut diperkuat dengan teknologi Multi Beam Sonar milik Distrik Navigasi Kupang, sonar dari KRI Pulau Fani-731, serta wahana robot bawah laut (ROV).

Kendati peralatan canggih telah dikerahkan, kondisi alam di perairan Komodo menjadi ujian berat bagi para penyelam.

“Selama rangkaian pelaksanaan Operasi SAR, Tim SAR Gabungan menghadapi beberapa rintangan, di antaranya arus bawah air yang sangat kuat, jarak pandang di bawah air yang terbatas, serta arus permukaan di sekitar lokasi pencarian yang cukup deras,” kata Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman.

Baca Juga:  Pameran Fotografi Jurnalistik ANTARA tampilkan 62 foto pada Pameran Fotografi Jurnalistik “Negeri Bola”

“Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Tim SAR Gabungan untuk terus melakukan upaya pencarian,” tuturnya.

Memasuki masa perpanjangan operasi, tim gabungan memfokuskan strategi pada evaluasi koordinat temuan dan pemindaian ulang titik-titik krusial, dengan tetap memprioritaskan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla
KOPEARAD Mabar Gelar Diskusi Publik Bedah 2 Tahun Kebijakan Prabowo-Gibran
KM Feronia: Jejak Tumpahan Minyak Ditemukan, Satu Korban Masih Hilang
Tok! Venue Cabor Layar PON 2028 Dipastikan Digelar di Labuan Bajo
Misteri Hilangnya Veronica di Perairan Pulau Tatawa, Penyelam Hingga Drone Diturunkan
Wakil Ketua BEM eLBajo Commodus Terpilih Jadi Ketua PMKRI Labuan Bajo
Warga Labuan Bajo Antre BBM Pagi Ketemu Malam, Ini Respons Pertamina
Pencarian Hari Ke-2 Korban KM Feronia: Veronica Belum Ditemukan, Tangki Selam Mengapung

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:42

Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:08

Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:24

KOPEARAD Mabar Gelar Diskusi Publik Bedah 2 Tahun Kebijakan Prabowo-Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36

KM Feronia: Jejak Tumpahan Minyak Ditemukan, Satu Korban Masih Hilang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25

Tok! Venue Cabor Layar PON 2028 Dipastikan Digelar di Labuan Bajo

Berita Terbaru