RUTENG — Perusahaan pialang berjangka PT Valbury Asia Futures (Valbury) turun tangan membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan berupa uang tunai, kebutuhan pokok, hingga perlengkapan kesehatan diserahkan langsung untuk meringankan beban masyarakat terdampak.
Penyaluran bantuan kemanusiaan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk #ValburyBerbagi. Penyerahan donasi dilakukan oleh Vice President Valbury Bali, Tumiar Pinita, kepada perwakilan Keuskupan Ruteng, Rm Benediktus Gaguk.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur,” ujar Tumiar Pinita dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan, kantor cabang Valbury Bali menggandeng Karitas Keuskupan Ruteng dan Pusat Pastoral Keuskupan Ruteng dalam proses distribusinya.

Mewakili Pos Pelayanan Kemanusiaan Gempa Flores Wilayah Keuskupan Ruteng, Rm Benediktus Gaguk menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat yang diambil oleh sektor swasta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Valbury atas bantuan kasih bagi warga terdampak bencana. Semoga bantuan ini meringankan beban dan menguatkan harapan warga untuk bangkit dan pulih dari penderitaan yang dialami,” ungkap Rm Benediktus.
Sementara itu, Head of Marketing & Communication Valbury, Caroline Haryono, menegaskan bahwa penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh kolaborasi dari dunia usaha. Apalagi, proses pemulihan pascagempa membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
“Melalui program #ValburyBerbagi ini kami ingin mengambil bagian, meskipun sederhana, untuk membantu meringankan kebutuhan mereka. Bagi kami, kepedulian akan memiliki arti ketika diwujudkan dalam tindakan nyata,” jelas Caroline.
Caroline menambahkan, sebagai perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun di bawah pengawasan Bappebti dan OJK, Valbury memandang keberlanjutan bisnis tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
“Bisnis yang berkelanjutan tidak hanya berbicara mengenai pertumbuhan perusahaan, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat memberikan nilai bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui aksi nyata ini, Valbury berharap bantuan yang diberikan tak sekadar bernilai materi, melainkan menjadi dukungan moral bagi warga NTT bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit pemulihan pascabencana.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajoupdate





