KM Feronia: Jejak Tumpahan Minyak Ditemukan, Satu Korban Masih Hilang

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mendeteksi tumpahan minyak di perairan Batu Bolong pada hari keenam pencarian kapal tenggelam KM Feronia di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (18/10).

Tim SAR gabungan mendeteksi tumpahan minyak di perairan Batu Bolong pada hari keenam pencarian kapal tenggelam KM Feronia di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (18/10).

LABUAN BAJO — Tim SAR gabungan mendeteksi tumpahan minyak di perairan Batu Bolong pada hari keenam pencarian kapal tenggelam KM Feronia di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (18/10).

Meski temuan tersebut diduga berkaitan dengan KM Feronia, pencarian terhadap satu korban yang masih hilang hingga kini belum membuahkan hasil.

Korban tersebut adalah Veronica Beatrix Jessica (23), seorang warga negara Indonesia. Dari total 30 orang yang berada di atas kapal saat insiden terjadi di perairan Pulau Tatawa, sebanyak 29 orang telah berhasil diselamatkan.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: PSSI Cup II Manggarai Barat Resmi Dimulai Hari Ini

Operasi hari keenam mengerahkan sedikitnya 266 personel gabungan yang dibagi ke dalam sembilan unit pencarian (search and rescue unit/SRU) untuk menyisir permukaan laut. Operasi ini turut diperkuat oleh kapal perang TNI AL, KRI Satran Pulau Fani-731.

Baca Juga:  Pelaku Wisata Labuan Bajo Nyaris Rugi Rp 19 Juta Akibat Ulah Sebelas Turis Asing

Selain penyisiran visual, petugas menyusuri dasar laut dengan bantuan alat pemindai sonar multilintas (sonar multibeam), side scan sonar, serta robot bawah air (remotely operated vehicle/ROV).

Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus Koordinator Misi SAR (SMC), Fathur Rahman, menegaskan pihaknya mengerahkan seluruh daya untuk memperluas jangkauan deteksi.

“Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian melalui penyisiran di permukaan air dan penggunaan peralatan pendukung pencarian bawah air,” ujar Fathur dalam keterangan resminya.

Baca Juga:  Sasar 69.000 Momen Berbuka, Coca-Cola Indonesia Distribusikan Ribuan Paket Takjil dan Sembako

Pencarian hari keenam resmi dihentikan sementara pada Minggu pukul 18.00 WITA usai evaluasi tim gabungan mencatat hasil masih nihil.

Operasi SAR dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Senin (19/10) pukul 06.00 WITA dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel di lapangan.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

KOPEARAD Mabar Gelar Diskusi Publik Bedah 2 Tahun Kebijakan Prabowo-Gibran
Tok! Venue Cabor Layar PON 2028 Dipastikan Digelar di Labuan Bajo
Misteri Hilangnya Veronica di Perairan Pulau Tatawa, Penyelam Hingga Drone Diturunkan
Wakil Ketua BEM eLBajo Commodus Terpilih Jadi Ketua PMKRI Labuan Bajo
Warga Labuan Bajo Antre BBM Pagi Ketemu Malam, Ini Respons Pertamina
Pencarian Hari Ke-2 Korban KM Feronia: Veronica Belum Ditemukan, Tangki Selam Mengapung
Susun RPKB, Pemkab Mabar Pastikan Tak Ada Waktu Terbuang Saat Darurat Bencana
Susuri Bangkai KM Feronia di Dasar Laut, Tim SAR Cari Dive Master yang Terkunci di Toilet

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:24

KOPEARAD Mabar Gelar Diskusi Publik Bedah 2 Tahun Kebijakan Prabowo-Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36

KM Feronia: Jejak Tumpahan Minyak Ditemukan, Satu Korban Masih Hilang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25

Tok! Venue Cabor Layar PON 2028 Dipastikan Digelar di Labuan Bajo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47

Wakil Ketua BEM eLBajo Commodus Terpilih Jadi Ketua PMKRI Labuan Bajo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:02

Warga Labuan Bajo Antre BBM Pagi Ketemu Malam, Ini Respons Pertamina

Berita Terbaru