LABUAN BAJO — Tim SAR gabungan mendeteksi tumpahan minyak di perairan Batu Bolong pada hari keenam pencarian kapal tenggelam KM Feronia di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (18/10).
Meski temuan tersebut diduga berkaitan dengan KM Feronia, pencarian terhadap satu korban yang masih hilang hingga kini belum membuahkan hasil.
Korban tersebut adalah Veronica Beatrix Jessica (23), seorang warga negara Indonesia. Dari total 30 orang yang berada di atas kapal saat insiden terjadi di perairan Pulau Tatawa, sebanyak 29 orang telah berhasil diselamatkan.
Operasi hari keenam mengerahkan sedikitnya 266 personel gabungan yang dibagi ke dalam sembilan unit pencarian (search and rescue unit/SRU) untuk menyisir permukaan laut. Operasi ini turut diperkuat oleh kapal perang TNI AL, KRI Satran Pulau Fani-731.
Selain penyisiran visual, petugas menyusuri dasar laut dengan bantuan alat pemindai sonar multilintas (sonar multibeam), side scan sonar, serta robot bawah air (remotely operated vehicle/ROV).
Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus Koordinator Misi SAR (SMC), Fathur Rahman, menegaskan pihaknya mengerahkan seluruh daya untuk memperluas jangkauan deteksi.
“Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian melalui penyisiran di permukaan air dan penggunaan peralatan pendukung pencarian bawah air,” ujar Fathur dalam keterangan resminya.
Pencarian hari keenam resmi dihentikan sementara pada Minggu pukul 18.00 WITA usai evaluasi tim gabungan mencatat hasil masih nihil.
Operasi SAR dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Senin (19/10) pukul 06.00 WITA dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel di lapangan.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajoupdate







