LABUAN BAJO — Tim SAR Gabungan masih terus mencari keberadaan Veronica Beatrix Jessica (23), penumpang KM Feronia yang tenggelam di perairan Pulau Tatawa, Labuan Bajo, Manggarai Barat. Sayangnya, hingga operasi hari ketiga ditutup, WNI tersebut belum juga ditemukan. Sebanyak 104 personel gabungan dikerahkan sejak pukul 06.00 WITA, Kamis (15/10/2026).
Upaya pencarian diperluas dengan metode penyisiran permukaan laut, penyelaman, hingga pengerahan drone bawah air.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan operasi pencarian hari ini dibagi ke dalam beberapa sektor secara masif.
“Pencarian dilakukan di sekitar lokasi kejadian hingga perairan Pulau Padar. Area pencarian dibagi sesuai sektor masing-masing SRU (Search and Rescue Unit),” kata Fathur dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).
Untuk penyisiran bawah laut, tim penyelam dibagi ke dalam dua kelompok, yakni Tim A dan Tim B. Mereka menyisir area secara bergantian sejak pagi hingga sore hari, dengan titik terdalam penyelaman mencapai kedalaman 42 meter.
Mengingat kondisi perairan yang menantang dan sulit dijangkau penyelam manusia, Tim SAR turut mengerahkan drone bawah air milik PT Famindo yang diangkut menggunakan KM Hiu Macan 03 milik KKP Kupang.
Alat canggih tersebut memantau perairan di sekitar Pulau Tatawa Kecil dan Batu Bolong dengan jarak 1,1 mil laut, hingga menembus kedalaman 90 meter.
Di tengah penyisiran, sebuah petunjuk ditemukan. Kapal nelayan setempat mendapati satu buah tangki selam yang terapung di perairan selatan Pulau Padar pada pukul 11.45 WITA. Tim SAR Gabungan langsung menindaklanjuti temuan tersebut sebagai bagian dari operasi.
Sebelum penyisiran dilanjutkan ke arah utara Pulau Padar, personel KPC Polair Polda NTT bersama pihak keluarga korban sempat menggelar doa bersama di lokasi pencarian.
Namun, hingga Kamis sore, keberadaan Veronica belum terendus. Operasi pencarian hari ketiga pun dihentikan sementara dan seluruh armada ditarik kembali ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk proses evaluasi.
Rencananya, operasi SAR hari keempat akan kembali dilanjutkan pada Jumat (16/10/2026) pagi mulai pukul 06.00 WITA. Basarnas dibantu TNI, Polri, relawan, dan berbagai unsur kemaritiman memastikan akan terus mengoptimalkan pencarian di lapangan.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajoupdate






