Kawasan Kampung Ende Matim Bakal Disulap Jadi Modern pada 2026

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Kampung Ende di Borong ibu kota Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan bakal berubah total pada tahun 2026. Kawasan ini resmi mendapat kucuran dana khusus dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk penataan kawasan kumuh.

Kawasan Kampung Ende di Borong ibu kota Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan bakal berubah total pada tahun 2026. Kawasan ini resmi mendapat kucuran dana khusus dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk penataan kawasan kumuh.

BORONG — Wajah kawasan Kampung Ende di Borong ibu kota Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan bakal berubah total pada tahun 2026. Kawasan ini resmi mendapat kucuran dana khusus dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk penataan kawasan kumuh.

Pencapaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri. Manggarai Timur menjadi kabupaten pertama di NTT yang berhasil mengamankan alokasi anggaran khusus penanganan kawasan kumuh dari Kementerian PKP pada tahun ini.

Baca Juga:  Warga dan Tim SAR Sisir Danau Ranamese Cari Bocah Tenggelam

Usulan penataan Kampung Ende sejatinya telah diajukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur sejak November 2025 lalu. Usulan tersebut akhirnya disetujui usai lolos berbagai tahapan ketat, mulai dari verifikasi administrasi hingga tinjauan faktual dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur, Ferdinandus Mbembok, membenarkan turunnya kucuran dana tersebut. Ia menyebut program ini dirancang untuk membenahi lingkungan permukiman secara menyeluruh.

Baca Juga:  Duka Goreng Meni, Mahasiswa Unpacti Makassar Kirim ‘Sentuhan Kasih’ untuk Korban Longsor

“Program ini mencakup penanganan infrastruktur dasar secara komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Ferdinandus di Borong, Kamis (8/10/2026).

Ferdinandus menjelaskan, instansinya bakal menggenjot tujuh item pekerjaan utama di Kampung Ende. Pembenahan besar-besaran ini ditargetkan mampu menghapus kesan kumuh di kawasan tersebut.

Baca Juga:  "Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan", Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

“Tujuh item pekerjaan utama yakni penanganan drainase, jalan lingkungan, sanitasi, rumah tidak layak huni, air bersih, persampahan, dan penanganan pemadam kebakaran,” tegasnya.

Khusus untuk proyek penanganan drainase, Ferdinandus merinci pengerjaannya akan difokuskan pada lima Rukun Tetangga (RT).

“Pekerjaan drainase akan mencakup lima rukun tetangga, yakni RT 10, RT 11, RT 12, RT 13, dan RT 14,” pungkas Ferdinandus.

Penulis : N. Taris

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Wabup Matim Pantau Pengerjaan Lapen Simpang Nantal-Kawit- Laing Rana Mese, Ingatkan Soal Kualitas
Pengerjaan Jalan Lingkar Utara Flores Tahun Ini 10 Kilometer

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:20

Kawasan Kampung Ende Matim Bakal Disulap Jadi Modern pada 2026

Selasa, 29 September 2026 - 19:44

Wabup Matim Pantau Pengerjaan Lapen Simpang Nantal-Kawit- Laing Rana Mese, Ingatkan Soal Kualitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:45

Pengerjaan Jalan Lingkar Utara Flores Tahun Ini 10 Kilometer

Berita Terbaru