BORONG — Wajah kawasan Kampung Ende di Borong ibu kota Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan bakal berubah total pada tahun 2026. Kawasan ini resmi mendapat kucuran dana khusus dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk penataan kawasan kumuh.
Pencapaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri. Manggarai Timur menjadi kabupaten pertama di NTT yang berhasil mengamankan alokasi anggaran khusus penanganan kawasan kumuh dari Kementerian PKP pada tahun ini.
Usulan penataan Kampung Ende sejatinya telah diajukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur sejak November 2025 lalu. Usulan tersebut akhirnya disetujui usai lolos berbagai tahapan ketat, mulai dari verifikasi administrasi hingga tinjauan faktual dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur, Ferdinandus Mbembok, membenarkan turunnya kucuran dana tersebut. Ia menyebut program ini dirancang untuk membenahi lingkungan permukiman secara menyeluruh.
“Program ini mencakup penanganan infrastruktur dasar secara komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Ferdinandus di Borong, Kamis (8/10/2026).
Ferdinandus menjelaskan, instansinya bakal menggenjot tujuh item pekerjaan utama di Kampung Ende. Pembenahan besar-besaran ini ditargetkan mampu menghapus kesan kumuh di kawasan tersebut.
“Tujuh item pekerjaan utama yakni penanganan drainase, jalan lingkungan, sanitasi, rumah tidak layak huni, air bersih, persampahan, dan penanganan pemadam kebakaran,” tegasnya.
Khusus untuk proyek penanganan drainase, Ferdinandus merinci pengerjaannya akan difokuskan pada lima Rukun Tetangga (RT).
“Pekerjaan drainase akan mencakup lima rukun tetangga, yakni RT 10, RT 11, RT 12, RT 13, dan RT 14,” pungkas Ferdinandus.
Penulis : N. Taris
Editor : Fons Abun





